Sriwijaya Air Buka Rute Morowali–Makassar, Penerbangan Perdana Penuh Penumpang
MOROWALI, TEKAPE.co – Maskapai Sriwijaya Air resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Morowali–Makassar dengan nomor penerbangan SJ 539, Kamis (11/2/2026).
Penerbangan tersebut dilayani dari Bandar Udara Morowali di Desa Umbele, Kecamatan Bumi Raya.
Penerbangan pertama menuju Makassar itu tercatat terisi penuh. Tingginya okupansi penumpang menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kembali beroperasinya jalur udara komersial dari Morowali ke ibu kota Sulawesi Selatan tersebut.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, turut berada dalam penerbangan perdana itu. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan konektivitas transportasi udara di Sulawesi Tengah, khususnya bagi warga Morowali Utara yang memanfaatkan Bandara Morowali sebagai akses utama perjalanan.
Delis menyampaikan apresiasi atas dibukanya kembali rute Morowali–Makassar. Menurut dia, keberadaan jalur penerbangan tersebut memiliki arti strategis bagi percepatan pembangunan kawasan.
“Penerbangan ini bukan sekadar membuka rute baru, tetapi membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, dan mobilitas masyarakat. Konektivitas udara adalah kunci untuk mempercepat pelayanan publik dan memperluas jejaring antarwilayah,” ujar Delis.
Ia menambahkan, akses langsung ke Makassar akan mempermudah masyarakat Morowali Utara dan Morowali dalam berbagai kepentingan, mulai dari urusan pemerintahan, bisnis, layanan kesehatan, hingga pendidikan.
“Makassar adalah salah satu pusat transit dan perekonomian di Indonesia Timur. Dengan adanya penerbangan reguler ini, kita berharap mobilitas masyarakat semakin efisien dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Morowali juga menyambut positif kembali beroperasinya penerbangan komersial di Bandara Morowali.
Pemerintah daerah berharap frekuensi penerbangan dapat ditingkatkan seiring dengan tingginya kebutuhan transportasi udara masyarakat.
Pembukaan rute Morowali–Makassar ini dinilai menjadi langkah penting dalam pengembangan Bandara Morowali sebagai simpul transportasi udara yang strategis, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur. (Int_mcdd/ Ryo)




Tinggalkan Balasan