Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Demo Soal Kualitas Menu MBG, Akses Trans Sulawesi di Bulukumba Sempat Lumpuh

ejumlah mahasiswa PMII Cabang Bulukumba menggelar unjuk rasa dengan menutup akses Jalan Trans Sulawesi di pertigaan Teko, Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026). (ist)

BULUKUMA, TEKAPE.co – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup sementara akses jalan poros Bulukumba–Bantaeng, Kamis (26/2/2026).

Aksi berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di pertigaan Teko, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penutupan jalan tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang dari arah Kabupaten Bantaeng maupun dari arah Bulukumba, Sinjai dan Kepulauan Selayar.

BACA JUGA: Letkol Sarman Pamit, Letkol Heraldo Siap Pimpin Kodim 1411 Bulukumba

Dalam aksinya, massa menuntut pengelola dapur program Menu Makan Bergizi (MBG) di Bulukumba agar lebih transparan serta meningkatkan kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Ketua PMII Cabang Bulukumba, Hamdi, mengatakan pihaknya meminta pengelola memperbaiki kualitas menu yang disiapkan.

“Kami meminta pengelola MBG di Bulukumba memperbaiki kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat,” ujar Hamdi di lokasi aksi.

BACA JUGA: Serambi Sultan Lontara 2026 Resmi Dimulai di Bulukumba, Siapkan 1.000 Paket Penukaran

Selain itu, massa juga menyoroti keterlibatan sejumlah anggota DPRD Bulukumba dalam pengelolaan dapur MBG.

Penutupan jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena tidak tersedia jalur alternatif.

Kendaraan dari berbagai arah terpaksa mengantre hingga terjadi penumpukan.

Di tengah kemacetan, sejumlah pengendara membunyikan klakson meminta akses jalan dibuka.

Tiga perempuan terlihat turun dari sepeda motor dan menggendong bayi mereka untuk berjalan kaki menghindari kemacetan dan panas.

Koordinator lapangan aksi kemudian menginstruksikan massa untuk memberi prioritas kepada pengendara yang membawa balita, lansia, serta ambulans.

Menjelang azan Asar, massa membubarkan diri dan bergerak menuju kantor DPRD Bulukumba untuk melanjutkan unjuk rasa hingga sore hari.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini