Tekape.co

Jendela Informasi Kita

VIDEO: Tim SAR Evakuasi Korban, Akses Jalan ke Desa Ilanbatu Masih Tertutup

WALMAS, TEKAPE.co — Bencana banjir dan longsor yang Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu, dilaporkan sementara ada empat warga dinyatakan hilang.

Sementara akses jalan ke lokasi, di Desa Ilanbatu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, masih tertutup.

Banjir dan Longsor yang menimpa Walenrang Utara, Walenrang, Lamasi dan Lamasi Timur ini juga mengakibatkan rumah dan Mushollah tersapu banjir.

Tak hanya itu, puluhan korban dirawat dan juga beberapa korban lainnya hilang belum ditemukan.

Ratusan orang dilaporkan mengungsi akibat bencana banjir bandang itu.

Danramil Walenrang, Kapten Inf Agus Purwono, mengatakan pihak Basarnas, BPBD, TNI Polri tengah melakukan penyisiran.

“Besok (Senin hari ini, red) kita akan melakukan penyisiran di daerah tersebut. Untuk malam ini kita memantau saja, sebab kondisi tidak memungkinkan hujan,” ujarnya, Minggu malam, 3 Oktober 2021.

Agus menjelaskan, kondisi air di Lamasi dan Lamasi Timur mencapai satu meter lebih.

Sementara itu, untuk pendataan sementara, ada dua rumah, dan satu mushollah, yang tersapu banjir dan longsor.

Sedikitnya 20 korban dirawat di Puskesmas, Desa Seriti, Lamasi.

Sementara 4 korban lainnya dinyatakan hilang, dan belum diketahui pasti keadaannya karna saat ini masih dalam kondisi malam.

Sementara itu, laporan sementara BPBD Luwu, menyebutkan ada 8 desa dari empat kecamatan terdampak banjir bandang.

Tanah longsor di kecamatan Walenrang Barat, Desa Ilan Batu. Tercatat rumah Kades tertimbun.

Sedangkan banjir bandang melanda Kecamatan Walenrang Utara, di Desa Sangtandung, dilaporkan 2 rumah hanyut, 2 rumah terancam dan 27 orang mengungsi. Kemudian di desa Desa Bolong juga terdampak banjir bandang Sungai Makawa.

Selanjutnya di Kecamatan Lamasi Timur, Desa pompengan, Pompengan Timur, Desa Seriti, dan Desa Pelalan. Tercatat 20 orang dirwt di Puskesmas Lamasi, sebagian mngungsi ke rumah keluarganya.

Juga terdampak banjir di Kecamatan Walenrang Timur, yakni Desa Kendekan. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini