Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Tingkatkan Literasi Digital, Tim PKM FTKOM UNCP Kenalkan Teknologi Geospasial di SMAN 4 Luwu Utara

Tim PKM FTKOM UNCP Kenalkan Teknologi Geospasial di SMAN 4 Luwu Utara. (Dok: UNCP)

MASAMBA, TEKAPE.co – Dalam rangka memajukan pendidikan dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan di era digital, Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo (FTKOM UNCP) kembali menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan Tema “Literasi Digital dan Pengenalan Teknologi Geospasial” SMA Negeri 4 Luwu Utara (Lutra), pada Selasa 16 Januari 2024.

Acara ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa-siswi kelas XII dalam literasi digital serta memberikan wawasan mendalam mengenai teknologi geospasial yang kini semakin penting dalam berbagai sektor.

Pendidikan di era digital memerlukan kesiapan dan pemahaman yang lebih mendalam terkait literasi digital. Di era di mana teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, siswa-siswi SMA Negeri 4 Luwu Utara diajak untuk memahami esensi literasi digital.

Dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, para siswa diperkenalkan pada aspek-aspek penting dalam literasi digital, termasuk penggunaan internet secara aman, etika digital, serta keterampilan mencari dan memilah informasi yang relevan.

Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan interaktif dan kolaboratif, memungkinkan siswa tidak hanya mendengarkan informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan berbagai kegiatan praktik. Bapak Iriansa, S.Si., M.Sc., dan Ibu Nur Annisa, S.Kom., M.Kom., dan beberapa mahasiswa sebagai Tim Pelaksana PKM FTKOM UNCP membimbing siswa dalam memahami cara menggunakan perangkat digital dengan bijak dan memberikan panduan praktis untuk mengelola identitas digital mereka.

Selain literasi digital, kegiatan ini juga memberikan penekanan pada pengenalan teknologi geospasial. Geospasial menjadi bagian integral dalam banyak aspe kehidupan, termasuk pemetaan, navigasi, dan pemahaman terhadap lingkungan.

Para siswa diajak untuk menggali lebih dalam tentang konsep dasar geospasial, seperti sistem informasi geografis (SIG), citra satelit, dan pemrosesan data spasial.

Workshop dan simulasi langsung menjadi bagian penting dalam memahamkan siswa tentang pengaplikasian teknologi geospasial. Dengan bantuan perangkat lunak Google Earth, siswa dapat mencoba melakukan pemetaan wilayah sekitar sekolah mereka, menggambarkan potensi pemanfaatan teknologi ini dalam pemecahan masalah nyata.

Kegiatan Literasi Digital dan Pengenalan Teknologi Geospasial Untuk Kelas XII di SMA Negeri 4 Luwu Utara mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak. Para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan di masa depan.

Guru-guru SMA 4 Luwu Utara merespon baik kegiatan ini dan berpandangan dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi secara segifikan terkait literasi digital dan teknologi geospasial. Mereka mengamati bahwa siswa lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi digital, dan semakin tertarik untuk menjelajahi potensi teknologi geospasial dalam berbagai konteks, termasuk peluang karir, tantangan dan langkah ke depan.

Kegiatan “Literasi Digital dan Pengenalan Teknologi Geospasial Untuk Kelas XII” di SMA Negeri 4 Luwu Utara memberikan inspirasi positif untuk pendidikan di era digital. Ini bukan hanya sekadar sebuah kegiatan, melainkan langkah nyata menuju transformasi pendidikan yang adaptif dan relevan dengan tuntutan zaman.

Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengikuti jejak, mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin di era digital yang terus berkembang.

Puncak acara pelatihan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FTKOM UNCP dengan SMA Negeri 4 Luwu Utara.

MoA ini mencakup komitmen kedua pihak untuk terus bekerja sama dalam bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini