Polda Metro Jaya Akan Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pemerasan Pimpinan KPK ke SYL

Hukrim, Nasional11.1K,000

JAKARTA, TEKAPE.co – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak berujar, hal itu dilakukan untuk menetapkan tersangka. “Akan dilakukan gelar perkara penetapan tersangka yang sudah kami schedule-kan,” kata Ade di Mapolda Metro Jaya, Jumat 3 November 2023.

“Nanti kami update ke rekan-rekan media untuk menetapkan siapa tersangka dalam dugaan tindak korupsi yang saat ini kami lakukan penyidikan,” imbuh dia.

Ade menyebutkan, penyidik bakal memeriksa Ketua KPK Firli Bahuri sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan itu. Firli rencananya diperiksa pada Selasa 7 November 2023 mendatang.

“Jadi kita tunggu setelah pemeriksaan tambahan di hari Selasa tanggal 7 November 2023. Nanti kami update ke rekan-rekan media untuk langkah tindak lanjut penyidikan kami lakukan berikutnya,” jelas Ade.

Kendati begitu, dia tak menyebutkan apakah penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan Firli Bahuri.

“Hari Selasa masih dilakukan pemeriksaan tambahan,” ucapnya.
Sementara itu, Ade mengatakan penyidik telah melayangkan surat izin khusus penyitaan kepada pimpinan KPK. Surat tersebut terkait rujukan penetapan izin khusus penyitaan satu dokumen kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Atas rujukan dimaksud, penyidik telah membuat surat kepada pimpinan KPK RI untuk meminta menyerahkan dokumen dimaksud pada hari ini,” ujar Ade.

Hingga Jumat ini, penyidik telah memeriksa 11 orang pegawai KPK. Polisi turut memeriksa keterangan ahli pidana, ahli mikroekspresi, dan ahli hukum acara.

“Penyidik gabungan telah melakukan pemeriksaan terhadap 67 orang saksi dan lima orang ahli,” tutur Ade.

Adapun kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK pada Syahrul Yasin Limpo naik status ke tahap penyidikan.

Dalam menangani kasus ini, Polda Metro Jaya menyelidiki pertemuan Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo di lapangan badminton.

Firli sendiri mengaku bertemu dengan Syahrul di lapangan badminton sebelum KPK memulai penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Firli membantah tudingan-tudingan lain, salah satunya isu pemerasan dan penerimaan uang dalam jumlah miliaran rupiah dari Syahrul Yasin Limpo.(*)

Komentar