Najwa Tanya Soal Mudik Saat Corona, Jokowi: Itu Pulang Kampung

Nasional1.1K,000

JAKARTA, TEKAPE.co – Arus masyarakat yang keluar dari Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi sebelum ada larangan mudik itu adalah pulang kampung.

Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo saat ditanya oleh Najwa Shihab di acara Mata Najwa di Trans 7 dalam dalam wawancara ekslusif di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 21 April 2020.

Najwa Shihab menuturkan, jutaan masyarakat berbondong-bondong mudik sebelum ada larangan.

BACA JUGA:
Dari 16 Swab Orang Lutra Dikirim ke Lab, 13 Diantaranya Terkonfirmasi Negatif Covid-19

“Kalau itu bukan mudik, itu pulang kampung. Yang bekerja di Jabodetabek, di sini, tidak ada pekerjaan, mereka pulang,” jawab Jokowi.

“Apa bedanya?” tanya Najwa.

“Kalau mudik itu di hari lebarannya. Kalau pulang kampung itu bekerja di Jakarta pulang ke kampung,” jelas Jokowi.

“Itu timing saja kan, faktanya orang sudah mudik dan bisa menyebarkan (Corona)?” timpal Najwa.

BACA JUGA:
Terkena Bagian Atas Mobil Box, Pohon Pelindung di Palopo Tumbang

“Coba liat di lapangan, di Jakarta mereka sewa ruang isi delapan orang. Di sini tidak bekerja, lebih bahaya mana? Di dalam ruangan dihuni sembilan orang, tapi pulang kampung tapi sudah disiapkan isolasi oleh desa?” tutur Presiden. 

Sebelumnya, Jokowi memutuskan untuk melarang mudik lebaran 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

“Hari ini saya ingin sampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” kata Jokowi saat membuka Rapat Terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Selasa 21 April 2020.

Meskipun, berdasarkan survei kementerian Perhubungan, ia mengakui 24 persen warga masih bersikeras mudik, 7 persen sudah mudik, dan 68 persen tak akan mudik.

Sejumlah pihak menilai keputusan itu terlambat. Pasalnya, ribuan warga telanjur pulang kampung dan potensial menyebarkan Corona. (*)

Komentar