Jubir Pemerintah Jelaskan Pernyataan ‘Si Kaya dan Si Miskin’ yang Viral di Medsos

Nasional1.5K,000

JAKARTA, TEKAPE.co – juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus Covid -19 Achmad Yurianto akhirnya buka suara terkait pernyataannya soal si kaya dan si miskin yang viral di media sosial.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud merendahkan masyarakat miskin.

“Saya di-bully di mana-mana karena perkataan saya. Bukan maksud saya untuk menghina masyarakat miskin, tapi peryataan saya itu untuk menekan yang kaya,” kata Yuri, Sabtu 28 Maret 2020.

BACA JUGA:
Lagi, Gempa 4,2 SR di Sigi Sulteng

Yuri lantas mencontohkan pekerjaan asisten rumah tangga (ART). Dia mengatakan mobilitas ART yang tinggi berpotensi menularkan virus Corona.

“Tetapi persepsinya dibalik. Dikira saya menyudutkan yang miskin. Padahal saya ingin mempermalukan yang kaya gitu lho. Misalnya di rumah punya asisten rumah tangga, ART itu tiap hari mondar-mandir dari rumahnya ke rumah majikan. Dia naik angkot, kan resikonya tinggi toh untuk tertular. Kalau dia nanti sakit terus di rumah majikan sakit, semua kan jadi repot,” ungkapnya.

Yuri menyayangkan ucapannya itu yang viral di media sosial justru diputarbalikkan.

Dia menegaskan kembali bahwa ingin menyentil orang kaya, bukan menyudutkan orang miskin.

BACA JUGA:
Programkan Pengadaan Seragam Sekolah, Ini Program Kerja Kades Nambo

Ia mengakui bahwa banyak pihak yang menghujat potongan videonya itu. Namun dia mengaku tidak mau mempermasalahkan hal tersebut.

Dirinya meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan potongan video tersebut. Dia meminta agar melihat video tersebut secara utuh.

“Saya bilang wong itu dipotong kok (videoya). Coba dilihat utuh dari depan sampai belakang. Karena memang sengaja mencari hal-hal yang tidak baik. Bukan mau mencari hal baik. Kalau mau mencari hal yang nggak baik nggak sulit kok, di dunia ini banyak kok. Ini maksudnya kalau kita menghentikan ini, ini akan selesai,” kata dia.

BACA JUGA:
Sulsel 33 Positif Corona, Terbanyak Makassar dan Gowa

Potongan video Yuri saat jumpa pers melalui akun YouTube BNPB, Jumat (27/3) viral di media sosial.

Pada potongan video itu Yuri mengatakan agar si kaya dan si miskin saling bekerja sama agar tidak menularkan penyakit. (*)

Komentar