oleh

Dosen Informatika UNCP Gelar Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence di SMKN 2 Palopo

PALOPO, TEKAPE.co – Dosen Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menggadakan pelatihan pemanfaatan artificial intelligence dalam mendukung pengembangan keterampilan guru UPT SMK Negeri 2 Palopo.

Berlangsung, sabtu (13/1) di Aula Serbaguna SMKN 2 Palopo kegiatan pelatihan disambut antusias oleh 80 guru SMKN 2 Palopo.

Tim pengabdian terdiri dari 8 Dosen Fakultas Teknik Komputer yaitu Safwan Kasma, S.Kom., M.Pd. Muhammad Akram Hamzah, S.Kom., M.Kom. Hardiana, S.Kom, M.M., Suhardi, S.Pd, M.Pd.,

Ikram Lihu, S.Pd., M.Pd., Lis Sugianto, S.Pd., M.Pd., Dr. Patmaniar, S.Pd., M.Pd., Abdullah Syukur, S.Pd, M.Pd. dan 4 Mahasiswa yaitu Andhini Sukmawaty, Suhaimi, Fahrul. H, Nurfadillah.

Suhardi, S. Pd., M. Pd. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dalam sambutan menyampaikan bahwa perkembangan teknologi memiliki manfaat positif dalam dunia pendidikan.

“Perkembangan teknologi memiliki dampak pada dunia pendidikan. Saat ini lagi tren Artifisial Intelijen, yang bisa dimanfaatkan oleh guru untuk mengemas pembelajaran lebih menarik,” kata Suhardi.

Kepala SMKN 2 Palopo HAKIM, S.Pd., M.Pd.. dalam sambutannya meyampaikan kegiatan ini sangat baik, dengan lebih menguasai keterampilan digital teknologi AI.

“Harapan kami guru atau tenaga pengajar dapat menciptakan mutu pengajaran yang lebih baik dan meningkatkan suasana pendidikan yang menarik,” pungkasnya.

Kegiatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim berkomunikasi dengan sekolah mitra dan Kepala Dinas Cabang Wilayah XI Kota Palopo Hasdar, S.Pd., M.Pd. , menentukan kebutuhan, dan menerima daftar peserta.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan penyampaian materi Artificial Intelligence oleh dua dosen Fakultas teknik Komputer yaitu Safwan Kasma, S.Kom., M.Pd dan Muhammad Akram Hamzah, S.Kom., M.Kom.

Kegitan berupa pemaparan konsep dasar AI, praktik, dan pendampingan menggunakan chatbot.

Pelatihan dilaksanakan secara interaktif dengan pendekatan yang praktis. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam sesi praktik untuk mencoba aplikasi-aplikasi AI yang sudah tersedia.

Usai pemaparan materi dilanjutkan evaluasi kepada peserta dan melibatkan tanggapan dari peserta melalui kuesioner setelah pelatihan berakhir.

Hasil pengisian kuesioner dari peserta menunjukkan tingkat kepuasan berada pada rata-rata tingkat kepuasan. Dapat disimpulkan bahwa peserta mampu membuat chatbot dan merasa sangat puas dengan kegiatan pelatihan Artificial Intelligence.

Pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan guru-guru lainnya belajar dari pengalaman dan best practice yang telah dilakukan oleh guru-guru yang sudah lebih berpengalaman dalam menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran.

AI dapat membantu manusia melakukan hal-hal yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dalam pendidikan, AI dapat membantu guru untuk membuat modul pembelajaran, memberikan ide-ide baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. (rilis)

Komentar