Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Diskominfo Palopo Gelar FDG Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE

Kepala Dinas Kominfo Kota Palopo Hamsir Hamid. (Dok: Kominfo)

PALOPO, TEKAPE.co – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palopo menggelar Forum Discussion Group (FGD) Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024-2028.

Kegiatan yang dibuka Sekda Kota Palopo Firmanza DP dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona Lantai II Kantor Wali kota Palopo, Selasa 28 November 2023. 

Kepala Dinas Kominfo Kota Palopo Hamsir Hamid menyampaikan, arsitektur SPBE merupakan kerangka dasar yang mendeskripsikan integrasi proses bisnis, data dan informasi, infrastruktur SPBE, aplikasi SPBE, dan keamanan SPBE untuk menghasilkan layanan SPBE yang terintegrasi. 

“Penyusunan arsitektur SPBE Pemkot Palopo, tahun 2024-2028, telah melalui tahapan yang terencana, kemudian memastikan keterpaduan penerapan SPBE di tingkat Instansi pusat, pemerintah daerah, dan nasional, guna terwujudnya layanan digital nasional yang terpadu,” ujar Hamsir.

Sementara, Pejabat (Pj) Wali Kota Palopo dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekda Kota Palopo Firmanza DP  memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi, kepada Diskominfo Palopo, yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan intens dan konsisten.

“Karena sebagaimana kita ketahui, FGD ini dalam rangka penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Nasional, yang selain itu, juga untuk mewujudkan keterpaduan layanan digital nasional, termasuk di Kota Palopo,” ungkapnya.

Firmanza juga mengatakan, dengan memahami dan menguasai Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, kita dapat memberikan layanan yang lebih efektif dan responsif kepada masyarakat. 

“Keterpaduan dan penyelarasan arsitektur dan peta rencana SPBE Pemkot Palopo, diharapkan dapat mewujudkan layanan digital nasional yang terpadu berupa layanan digital administrasi pemerintahan dan layanan digital publik sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, yang mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital,” terangnya.

Dalam FGD tersebut, para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari konsultan PT. Tata Cipta Teknologi Indonesia yang hadir melalui aplikasi zoom meeting. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini