oleh

Dinkes Morut Akan Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Melalui Tim Work yang Solid

MOROWALI, TEKAPE.co – Serah terima pejabat tinggi pratama di Dinas Kesehatan (Dinkes) Morowali Utara (Morut) antara Kepala Dinas Kesehatan yang lama Alno Berniat, SKM., M.Kes dengan Kepala Dinas yang baru Drs Romelius Sapara dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan Morut.

Pada sambutan perdananya Kepala Dinas Kesehatan yang baru mengatakan bahwa segala tugas dan tanggung jawab yang di percayakan oleh pimpinan (Bupati) sebagai kepala Dinas Kesehatan kabupaten Morut, akan terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan semaksimal mungkin.

“Melalui tim Work yang solid dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara yaitu mewujudkan masyarakat yang Sehat ” ujar Kadis singkat.

Setelah serah terima jabatan, Kadis Kesehatan langsung melakukan pertemuan dan koordinasi perdana bersama pejabat struktural yang ada di lingkup Dinas Kesehatan dan juga dihadiri oleh 14 orang Kepala Puskesmas (Senin 1/4-2024) di kantor Dnas Kesehatan Kolonodale.

Menurut mantan Kadis P2KBP3AD tersebut, salah satu tujuan rapat koordinasi yang kami lakukan adalah untuk menyamakan persepsi terkait implementasi menindaklanjuti visi dan misi kesehatan kabupaten Morut yaitu, sehat cerdas dan sejahtera ( SCS) , “” pungkas Romelius Sapara optimis.

Lanjut dia, tentunya untuk mencapai kata sejahtera tersebut, hal yang terutama adalah SEHAT, kalau masyarakat Morut sehat maka, kata Cerdas dan Sejatera itu akan tercapai, * beber kadis.

Sehubungan dengan program visi misi Bupati Morut Delis – Djira, prinsipnya kami dari Dinas kesehatan berkomitmen mendukung sepenuhnya program Pemda Kabupaten Morowali Utara.

Mulai dari pemenuhan Sarana dan Prasarana sampai ke Desa dan Dusun untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta keterjangkauan biaya untuk Jaminan Kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Morowali Utara, “imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa sejak tahun 2023 masyarakat di Kabupaten Morowali Utara yang belum memiliki jaminan kesehatan, saat ini tidak perlu lagi berurusan ke Kabupaten untuk mendapatkan jaminan kesehatannya.

Karena Dinkes telah bekerjasama dengan Dinas Sosial dan pihak BPJS untuk proses pengajuan telah melalui proses digitalisasi dengan Aplikasi ALISHA (Ana Lipu Sehat).

Setiap tahun Pemda menggelontorkan dana sebanyak 20 Milyar untuk menanggulangi Jaminan Kesehatan Masyarakat Morowali Utara melalui Program Morut Sehat.

Untuk mencapai hasil yang optimal dan maksimal, terkait segala program pelayanan kesehatan masyarakat di kabupaten Morut, hal yang terpenting adanya tim Work ( kerja) yang solid. Membangun komunikasi/memberi informasi antara satu dengan yang lain untuk memudahkan pelayanan di masyarakat yang optimal.

“Sebagai kepala dinas kesehatan saya menghimbau seluruh staf, para Kapus dan Bidan desa agar benar-banar melaksanakan tugas tanggung jawabnya secara profesional, santun, penuh kasih tanpa pandang bulu,” pungkasnya. (Akel)



RajaBackLink.com

Komentar