Didemo Soal Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Perpustakaan Lutra, Kejari: Telah Ditangani Polda

Hukum399,000

MASAMBA, TEKAPE.co — Himpunan Kerukunan Mahasiswa (Hikmah) Kabupaten Luwu Utara unjuk aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Kamis (18/1/2024).

Dalam orasinya, para mahasiswa mempertanyakan penyelesaian kasus pembangunan gedung Perpustakaan yang diduga ada praktek korupsi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Hendri Siahaan, saat menerima para mahasiswa di ruang vicon Kejaksaan Negeri Luwu Utara, mengatakan bahwa pembangunan gedung perpustakaan sudah ditangani Polda Sulsel pada 2020 dan 2021.

“Pembangunan gedung perpustakaan sudah ditangani pihak Polda Sulsel dan aturan MoU, ketika suatu kasus sudah ditangani salah satu pihak yang berwajib maka pihak yang lain tidak dianjurkan untuk menangani kasus tersebut agar tidak terjadi tumpang tindih dan duplikasi dalam proses penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, Jenderal Lapangan, Riagandi mengatakan bahwa mereka sudah audensi dengan pihak kejaksaan dan ternyata pihak yang mengambil alih wewenang tentang pembangunan gedung perpustakaan adalah Polda Sulsel.

“Pada saat saya pertanyakan dalam penegakan hukum punya garis koordinasi dengan penegakan hukum yang lain, termasuk Polda, punya koordinasi dengan penegak hukum yang ada di Kabupaten Luwu Utara,” terangnya.

Ia juga mempertanyakan sejauh mana kasus ini ditangani pihak Polda Sulsel.

“Pihak kejaksaan mengatakan tidak tau sama sekali, bahkan kami disuruh menanyakan ke Polda Sulsel dengan itu kami kecam ucapan tersebut, tidak seharusnya diucapkan karena dia punya wewenang kasus tersebut sejauh mana pihak Polda Sulsel menyelesaikan kasus ini,” tutupnya. (*)

Komentar