oleh

Cara Unik Pemdes Sinaji Ajak Warga Mau Divaksin, Beri Kuis Berhadiah Sembako

LUWU, TEKAPE.co – Berbagai cara dilakukan demi menekan penyebaran virus corona. Salah satu yang banyak dilakukan adalah vaksinasi Covid-19. Namun, bukan perkara mudah agar semua warga bisa mau divaksin.

Maka, demi membujuk warga mau divaksin, berbagai cara dan langkah dilakukan untuk mensukseskan program vaksinasi.

Guna memberi semangat dan antusias warga dalam mengikuti Vaksinasi, Dalam sosialisasinya dengan masyarakat terkait pentingnya vaksinasi, Pemerintah Desa Sinaji memberikan kuis berhadiah sembako bagi masyarakat.

“Menindaklanjuti instruksi Ketua Satgas Covid yakni Bupati dan Kapolres Luwu pada Apel Akbar. Maka kami Pemdes Sinaji bergerak cepat, bersama Kapus, Kapolsek Bastem, dan TNI, kami lakukan beberapa cara untuk suksesnya vaksinasi. Diantarnya menyediakan konsumsi semua warga yang hadir dan memberikan kuis bagi yang bisa menjawab diberikan hadiah sembako,” ujar Kades Sinaji, Ismail, S.Pdi, pada sosialisasi dan vaksinasi, di Kantor Desa Sinaji, Kecamatan Bastem, Luwu, Rabu, 08 Desember 2021.

Dalam sosialisasi dan vaksinasi tersebut, Ismail, mengajak masyarakatnya untuk bersama-sama menghindari penyebaran covid19 dengan cara melakukan vaksinasi dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang belum vaksin agar melakukan vaksinasi. Vaksinasi covid-19 merupakan upaya untuk mengurangi transmisi/penularan covid19. Serta mencapai herd immunity dan melindungi masyarakat dari covid19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan update Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Luwu, melalui Dinas kesehatan Luwu, 06 Desember 2021, melaporkan, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama yakni sebanyak 122.528 orang atau 43,57 persen dari target.

Sementara jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua mencapai 73.441 orang atau 26,12 persen dari target. Sementara itu target capaian vaksinasi di Kabupaten Luwu yakni 70 persen.

Diketahui Pemerintah Kabupaten Luwu secara keseluruhan menargetkan 281.198 orang yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

Plt, Kepala Dinas Kesehatan Luwu, dr Rosnawary, mengatakan ada beberapa alasan masyarakat, sehingga enggan untuk melakukan vaksinasi, diantaranya masyarakat belum paham penting dan kegunaannya vaksinasi covid 19 itu sendiri.

“Ada beberapa mengalami keluhan kemudian enggan melaksanakan vaksinasi kedua, sementara hal tersebut sangat penting bagi kesehatannya. Kemudian banyak berita hoax yang beredar, vaksin hanya untuk menerima bantuan, dan mengurus administrasi dan lain-lain,” ujar, dr Rosnawary.

Maka dari itu, dr Rosnawary, mengharapkan agar masyarakat secara sadar untuk melaksanakan program vaksinasi demi meningkatkan kekebalan tubuh.

“Tidak mendengarkan berita hoax kecuali dari sumber yang dapat dipercaya, menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta berupaya membantu pemerintah dalam mencegah dan menanggulangi covid serta upaya percepatan vaksinasi,” ujarnya.

Vaksinasi covid-19 merupakan upaya untuk mengurangi transmisi/penularan covid19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari covid19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Adapun sasaran pada tahap pertama untuk tenaga kesehatan yakni sebanyak 1.967 orang. Hingga saat ini, sebanyak 2.689 orang atau 136,7 persen tenaga kesehatan sudah divaksinasi dosis pertama dan 2.475 orang atau 125,58 persen yang telah disuntik dosis kedua.

Kemudian, sebanyak 1.388 orang atau 70,57 persen tenaga kesehatan sudah divaksinasi dosis ketiga.

Untuk Sasaran pada tahap kedua untuk Lansia sebanyak 28.463 orang. Hingga saat ini, sebanyak 4.752 orang atau 16,70 persen lansia sudah divaksinasi dosis pertama dan 2.564 orang atau 9,01 persen telah disuntik vaksin dosis kedua.

Sementara itu, sebanyak 14.463 atau 54,38 persen orang Pelayan Publik yang divaksinasi dosis pertama dan 10.523 atau 39.59 persen orang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. Adapun target sasaran untuk pelayan Publik 26.582.

Selanjutnya, sasaran vaksinasi untuk masyarakat umum sebanyak 180.954 orang. Hingga saat ini, sebanyak 78.063 orang atau 43,14 persen yang sudah divaksinasi dosis pertama dan 46.346 orang atau 25,61 persen yang disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua.

Terakhir, sasaran vaksinasi untuk Remaja sebanyak 43.233 orang. Saat ini, sebanyak 22.551 orang atau 52,16 persen telah disuntik dosis tahap pertama dan 11.530 orang atau 26.67 persen yang sudah mendapatkan dosis kedua. (rauf)



RajaBackLink.com

Komentar