Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bupati: 3 Positif Corona di Morowali, Belum Ada Karyawan PT IMIP

Drs Taslim

BUNGKU, TEKAPE.co – Beredar pesan berantai yang menyebutkan, hingga kini sudah ada 4 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona karyawan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Informasi tersebut dari pertemuan sosialisasi PT IMIP dengan Serikat Pekerja Sulawesi Mining Investmen Pabrik Kawasan IMIP (SP-SMIP IMIP).

Hasilnya, ada PDP satu orang telah terkonfirmasi positif corona berdasarkan hasil lab swab dan rapid tes. Sementara tiga PDP karyawan lainnya disebutkan, hasil rapidtes dinyatakan positif dan menunggu hasil swab.

Info itu kemudian beredar luas di grup WhatsApp. Namun, SP-SMIP kemudian mengeluarkan surat klarifikasi dan permohonan maaf terkait rilis yang dibuat saat pertemuan di PT IMIP, karena dianggap bukan wewenangnya mengeluarkan data covid-19.

Sementara itu, Bupati Morowali, Drs Taslim, yang dimintai tanggapannya, Minggu 26 April 2020, menjelaskan, jika informasi yang beredar di media sosial, yang menyebutkan karyawan di PT IMIP terkonfirmasi positif corona sesuai hasil rapid test itu bukan data resmi pemerintah.

Ia menyebutkan, tata terkini, tertanggal 25 April 2020, kasus terkonfirmasi positif corona di Morowali sebanyak tiga orang.

“3 orang yang positif corona itu bukan karyawan PT IMIP. Informasi yang beredar di media sosial itu tidak berdasarkan data pemerintah,” jelas Taslim.

Taslim mengatakan, hingga saat ini belum ada karyawan PT IMIP yang terkonfirmasi positif corona. Hanya saja, pihaknya baru mengirim sampel swab bagi PDP karyawan IMIP untuk diuji di lab Makassar.

Politisi Nasdem ini juga menyebutkan, pihaknya belum ada rencana mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Morowali, dan termasuk pengajuan penghentian sementara perusahaan tambang di Morowali, terkhusus PT IMIP.

Ia juga mengimbau agar senantiasa mengikuti imbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran covid-19. Seperti rajin cuci tangan, pakai masker jika keluar rumah, dan jaga jarak. (fd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini