oleh

Usai Antar Siswi Langganannya, Tukang Becak Palopo Asal Bantaeng Meninggal

Usai Antar Siswi Langganannya, Tukang Becak Palopo Asal Bantaeng Meninggal
Korban saat ditemukan pingsan di atas becak miliknya.

PALOPO, TEKAPE.co — Diduga akibat menderita sakit,  seorang tukang becak yang sehari-hari beroperasi di wilayah Kecamatan Wara, Kota Palopo ditemukan pingsan di atas becak miliknya, Kamis 17 November 2016.

Tukang becak, Lahadji alias Daeng Tompo, asal Bantaeng, Sulawesi Selatan, pertama kali diketahui pingsan di atas becaknya, di perumahan Pesona Tana Luwu, Jalan KH Ahmad Razak, Kota Palopo, oleh Naila Adelia (13) Siswi SMP Negeri 1 Palopo yang menjadi penumpang langganannya.

Naila, kepada Tekape.co mengatakan bahwa pada saat dirinya mendekati Daeng Tompo, sapaan akrab korban, dirinya kaget melihat korban yang sudah mengeluarkan air liur.

“Saya bersama Nur Asisah dan dua orang teman saya diantar oleh Daeng Tompo ke rumah Nur Asisah. Dia sempat bilang ke saya untuk istirahat sebentar karena dia juga mau istrahat. Setelah saya istirahat dan keluar di situ saya lihat Daeng Tompo dalam keadaan tertunduk dan mengeluarkan air liur,” ungkal Naila.

Aparat Kepolisian Resort (Polres) Kota Palopo yang tiba di tempat kejadian langsung melarikan korban ke RS At Madika Palopo. Sesampai di RS, korban sudah meninggal dunia. Belum diketahui pasti apa penyebab meninggalnya korban. 

Jenazah korban kemudian dibawa ke kontrakannya di Jl We Cudai, dan pihak keluarga dari Bantaeng dikabarkan akan membawanya pulang ke kampung halamannya. (man)

Komentar