oleh

Tinjau Jalan Poros Sabbang-Seko, DPRD Lutra Temukan 60 Titik Longsor

SABBANG, TEKAPE.co – Komisi II DPRD Luwu Utara, meninjau lokasi lokasi longsor di jalan poros Sabbang-Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Rabu 2 Agustus 2017.

Peninjauan tersebut sekaligus menyikapi keluhan warga terhadap dampak yang timbul atas bencana longsor yang melanda jalan Sabbang – Seko, beberapa waktu lalu.

Dari hasil peninjauan lapangan bersama masyarakat setempat dan instansi terkait, ditemukan sebanyak 60 titik longsor, diantaranya 7 titik longsor terparah dan kerugian yang ditimbulkan berdampak langsung terhadap ekonomi.

Data yang dihimpun dari kepala desa setempat, tercatat 3 hektar sawah dan 8 hektar sawah milik warga rusak akibat tertimbun longsor. Selain itu drainase sepanjang 25 meter di sisi jalan trans sulawesi putus akibat terjangan lumpur.

“Hasil konsultasi kami di lapangan dengan masyarakat dan instansi terkait, pemerintah dan khususnya PPTK pemeliharaan jalan trans Sulawesi, akan mempercepat perbaikan infrastruktur pasca longsor agar tidak berdampak lebih banyak lagi,” ungkap anggota komisi II DPRD Luwu Utara, Mahfud Siddiq Irjas.

Ia menuturkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penebangan dan penggundulan pohon di area jalan. Kepada masyarakat, diharapkan dapat melakukan penghijauan di sepanjang jalan trans Sulawesi untuk menghindari longsor susulan, apalagi curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi.

“Komisi II DPRD Luwu Utara juga akan memanggil seluruh instansi terkait, diantaranya UPTD pemeliharaan jalan trans Sulawesi, dinas PU dan Dinas lingkungan hidup untuk menindaklanjuti bencana tersebut,” pungkas Mahfud.

Warga setempat pun berharap agar jalur transportasi Sabbang, menuju ke Seko dan Rongkong, dapat dilalui kembali dengan lancar. Sejauh ini beberapa alat berat juga telah diturunkan untuk membersihkan sisa longsor yang masih menutupi jalan. (hms/jsm)

Berita Terkait