Tangis Ibunda Pecah Sambut Angga Pulang, Ngaku Disiksa Tentara Israel
Sutrawati menyebut putranya mengalami tindakan fisik saat berada dalam penahanan.
“Iya semuanya disiksa, termasuk anak saya juga. Andi Angga sempat mengalami penyiksaan oleh tentara Israel,” katanya.
Menurut pengakuan Andi Angga kepada keluarga, dirinya sempat dibanting hingga ditendang oleh tentara Israel.
“Anak saya dibanting dua kali lalu ditendang di bagian paha. Dia hanya bisa menahan kepalanya supaya tidak terbentur,” ujar Sutrawati.
Akibat benturan saat dibanting, bagian dada Andi Angga disebut mengalami cedera.
“Jadi yang terbentur itu dadanya,” katanya.
Meski demikian, Sutrawati bersyukur kondisi putranya tidak mengalami luka serius.
“Alhamdulillah setelah dicek, kondisi anak saya tidak terlalu parah dibanding teman-temannya yang lain,” ujarnya.
Sutrawati juga mengungkap seluruh barang pribadi para relawan hilang saat penahanan berlangsung.
“Handphone yang mereka pakai di kapal itu sudah dibuang ke laut,” ungkapnya.
Selain kehilangan barang pribadi, para WNI disebut hanya mengenakan pakaian yang melekat di badan ketika ditangkap.
“Mereka cuma pakai pakaian di badan waktu ditangkap. Jadi pihak KBRI membantu membelikan pakaian,” katanya.
Saat ini Andi Angga masih menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipastikan kembali ke Makassar. Sutrawati menyebut pihak Rumah Zakat turut mendampingi proses penjemputan di Jakarta.






Tinggalkan Balasan