oleh

Sudah Berusia Ratusan Tahun, Nenek di Sinjai Ini Tetap Sehat, Intip Rahasianya

Sudah Berusia Ratusan Tahun, Nenek di Sinjai Ini Tetap Sehat, Intip Rahasianya
Nenek Anisi alias Atta Aci. 

MEMILIKI usia panjang menjadi berkah tersendiri bagi sebagian orang. Salah seorang yang mendapat berkah tersebut adalah nenek Anisi, yang akrab disapa Atta Aci.


Laporan: Ridwan Akbar, Sinjai


Nenek asal Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulsel, saat ini diperkirakan berusia seratus tahun lebih. Meski usianya terbilang sudah rentah, namun kondisi nenek ini masih sangat sehat. 

Bahkan dia juga tidak memiliki riwayat penyakit, seperti diabetes yang dialami orang tua pada umumnya.

Pendengarannya terbilang normal, ucapannya jelas dan daya ingatnya masih kuat. Meski tinggal bersama anak dan cucunya, namun ia tak pernah menyusahkan. Memasak, mengambil kayu bakar, dan mencuci pakaian dilakukannya  sendiri. 

Lalu apa rahasianya? Atta Aci membeberkannya saat ditanya. Ia mengaku, rahasianya sehingga ia tetap sehat hingga berusia ratusan tahun, karena selama ini ia menjaga salat dan senantiasa rajin bersedekah serta menyambung silaturahmi.

“Jagai sambajang-nu. Insya Allah kamu akan sehat terus,” bebernya dalam Bahasa Makassar dialek Konjo.

Hal ini dibenarkan Anaknya, Andi Nurbaya. Ia menuturkan, kala azan berkumandang, sang nenek langsung begegas mengambil air wudhu dan segera menuju masjid yang berjarak 300 meter dari rumah.

“Kalau bunyi-mi masjid-ka, langsumi pergi. Biar hujan tidak napeduli-ki. Makanya, biasa saya ikuti dari belakang, karena tidak mau minggir biar ada kendaraan. Pernah hampir ditabrak motor, jadi saya tidak izinkan-mi lagi salat di masjid,” ungkapnya.

Selain menjaga salat, nenek ini mengajurkan bersedekah. Seperti dijelaskan Rasulullah dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Thabrani, dari sahabat Amr bin Auf, Rasulullah Saw bersabda, Sesungguhnya sedekah seorang Muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su’ul khatimah. Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan sifat berbangga diri darinya. (***)

Komentar