oleh

Sudah Banyak Korban Kesetrum Listrik di Palopo, PLN Diminta Bertanggungjawab

PALOPO, TEKAPE.co – Korban kesetrum aliran listrik milik PLN sudah ada beberapa orang di Kota Palopo.

Dari data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kota Palopo, di sepanjang jalan Dr Ratulangi dan Jl Jend Sudirman Palopo, sedikitnya sudah ada empat orang jadi korban. Dua diantaranya meninggal dunia.

YLKI menilai, kejadian itu bukan semata kelalaian korban, namun terdapat kelalaian pihak PLN, sehingga mereka menjadi korban.

BACA JUGA:
Perbaiki Atap Ruko, Karyawan di Palopo Tewas Tersengat Listrik

Bidang advokasi YLKI Kota Palopo, Rudy Rasyid, Jumat 21 Juni 2019, melihat PLN tampaknya seenak perut membentangkan kabel, tanpa berfikir resiko yang ditimbulkan.

Hal itu bisa dilihat dari cenderung semrawutnya kabel yang terbentang di sepanjang Jl Dr Ratulangi itu.

“Yang kedua, PLN perlu menjelaskan tiang listrik yang masuk ke pekarangan orang, tanpa izin dari pemilik lokasi. Sementara saat diminta untuk dipindakan, malah pemilik rumah yang disuruh bayar,” tandasnya.

Rudy, yang juga aktivis LSM Penguatan Masyarakt Luwu Raya ini menyebutkan, jika memang pekarangan rumah melewati batas sempadan jalan, harusnya pemerintah tak memberikan Izin Medirikan Bangunan (IMB).

“Selain PLN, pemerintah juga jangan tutup mata. Ini juga bisa jadi termasuk tata kota yang tidak becus,” tandasnya.

Bayu, sapaan akrab Rudy Rasyid, mengatakan, masalah kesetrum listrik ini bukan kali pertama terjadi.

“Di Jl Dr Ratulangi Palopo ini, sudah ada 3 korban, 2 meningal 1 sekarat. Satu orang juga sudah jadi korban di Jl Sudirman, Binturu,” katanya.

Atas banyaknya masalah ini, maka pihaknya mendesak PLN agar semua kabel dan tiang yang masuk di halaman orang, harus dirapikan dan dipindahkan tiangnya,” tegasnya.

Ia juga berharap, warga yang merasa dirugikan dengan adanya tiang atau kabel di halaman rumahnya, agar proaktif mengadu ke PLN untuk dicarikan solusi. (del)

Komentar

Berita Terkait