oleh

Sosialisasi KPU Palopo, SIPOL Hadir tuk Mudahkan Kerja Parpol

PALOPO, TEKAPE.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melaksanakan ‘Sosialisasi Penyelenggaran Pemilu Tahun 2017,’ di Hotel Agro Wisata, Jl Pongsimpin Kecamatan Mungkajang Kota Palopo, Sulsel, Minggu 19 November 2017.

Sosialisasi tersebut dibuka Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palopo, Hamza Jalante, mewakili Walikota Palopo HM Judas Amir.

Sosialisasi ini hadir tiga komisioner KPU Provinsi Sulsel, sebagai Narasumber, yakni Ketua KPU Prov SulSel Drs Ikbal Latief MSi, bersama komisioner Khaerul Mannan SH MH, dan Faisal Amir SE MS.i.

Ketua KPU Kota Palopo, Haedar Djidar, dalam sambutannya, di depan para Ketua dan Pengurus Partai se Kota Palopo, mengatakan, proses Pemilu sebelumnya dengan yang akan dihadapi Tahun 2018, berbeda dengan beberapa Pemilu yang telah dilewati.

Salah satu perbedaanya, karena yang akan datang Pemilu-nya serentak, yang akan dilaksankan pada 27 Juni 2018.

“Tujuan sosialisasi dan pendidikan pemilih ini, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu mendatang,” ujarnya.

Salah seorang anggota KPU Sulsel, Khaerul Mannan, menjelaskan banyak hal terkait aplikasi Sistem Partai Politik (SIPOL). Menurutnya, hadirnya Sipol untuk memudahkan kerja-kerja parpol.

Haerul Mannan mengatakan, Sipol adalah aplikasi yang disiapkan KPU untuk membantu mengefesienkan, mengefektifkan, KPU baik sebagai penyelenggara di semua jenjang dengan peserta pemilu.

“Aplikasi ini bersifat khusus hanya untuk kelembagaan partai politik, sebagai calon peserta politik dan KPU sebagai penyelenggara. Selain itu, aplikasi ini juga tidak perlu terdaftar, karena Kominfo sudah melegalkannya,” ujarnya.

Haerul Mannan menambahkan, Sipol ini sangat membantu. Membantu menjadi lebih efektif. Semua pekerjaan bisa lebih efisien, pekerjaan yang tadinya bisa menjadi volume besar atau berat bisa menjadi ringan.

“Contoh semua administrasi pendaftaran verifikasi sekarang tidak ada lagi yang melalui surat menyurat, kirim berkas kesana kemari. Semua di-upload di aplikasi ini. Bisa dibaca KPU RI dan juga bisa diakses oleh publik, termasuk partai politik,” ujarnya

Hanya satu kendala dari apkikasi Sipol ini, yakni ketika tak bisa menggunakan teknologi, tetapi orang-orang yang paham IT, pasti akan berjalan dengan baik. Sipol ini sangat membantu dan progresnya pun sudah 100 persen.

“Seluruh kegiatan proses Verifikasi se Sulsel 24 kabupaten/kota sudah mencapai progres lebih dari 100 persen untuk verifikasi pendaftaran tahap pertama. Semua bisa terbaca,,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk sekarang, verifikasi tahap perbaikan nanti dilihat progresnya. Setiap tahapan punya progres. Tahapan pertama sudah lebih 100 perseb progresnya. Semua bisa terbaca baik kegandaan internal, kegandaan eksternal maupun yang tidak memenuhi syarat. (rin)

Komentar

Berita Terkait