oleh

Soal Gedung Retak IAIN, Polisi dan Jaksa di Palopo Dinilai Lemah

PALOPO, TEKAPE.co – Gedung baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, yang telah mengalami keretakan di beberapa titik, hingga kini belum juga tersentuh proses hukum yang jelas.

Padahal, informasi gedung retak tersebut sudah lama diketahui penegak hukum, baik Polres Palopo maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo.

Bahkan, sejak awal informasi keretakan gedung tersebut, data telah ada dikantongi pihak Polres maupun Kejari Palopo. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut serius dari para penegak hukum tersebut.

Salah seorang alumni IAIN Palopo, Muhajir B, Rabu 2 Agustus 2017, menilai, para penegak hukum di Palopo terkesan lemah. Sebab menurutnya, sejak beberapa bulan lalu, informasi adanya perbuatan melawan hukum pada pembangunan tiga gedung baru IAIN Palopo tersebut sudah bergulir.

“Bahkan, mahasiswa pernah melakukan aksi unjuk rasa mempertanyakan soal itu. Namun hingga kini penegak hukum di Palopo belum ada yang tindaklanjuti,” tandasnya.

Sebagai alumni, ia mengaku dirinya merasa prihatin. Ia berharap agar pihak yang terlibat dalam proyek tersebut bisa bertanggungjawab.

 

BACA JUGA:

  1. Gedung Baru IAIN Palopo Retak, Polisi Diminta Usut
  2. Soal Gedung Retak IAIN, Rektor: Sementara Dibenahi Kontraktornya
  3. Polres Segera Telusuri Gedung Retak IAIN

 

Sekedar diketahui, dari tiga gedung yang baru dibangun, titik yang retak terparah di bagian dinding hingga lantai belakang gedung auditorium. Namun saat ini, keretakan tersebut telah dibenahi.

Dari informasi yang dihimpun Tekape.co, bangunan baru sebanyak tiga gedung itu menelan anggaran, sesuai nilai kontrak sebesar Rp30,499 miliar, yang dikerjakan PT Liga Graha Persada.

Sebelumnya, Ketua Luwu Control Contruksi (LCC), Rawas Sakti, Selasa 25 Juli 2017, meminta agar penegak hukum turun tangan mengusut dugaan kesalahan dalam pembangunannya.

“Dengan adanya keretakan dinding yang cukup parah itu, berarti ada kesalahan. Penegak hukum semestinya sudah mengusut itu,” tandasnya. (del)

Berita Terkait