oleh

Soal Dana Hibah Golkar, Heryanti: Telah Melewati Audit BPK dan Digunakan Atas Arahan Ketua

MALILI, TEKAPE.co – Bendahara DPD II Partai Golkar Luwu Timur (Lutim), Heryanti Harun, merespon pernyataan legislator Golkar Lutim, Badawi Alwi, yang mempertanyakan penggunaan dana partai.

Heryanti Harun, dalam keterangan tertulisnya, Kamis 9 September 2021, menjelaskan, apa yang disampaikan salah satu kader Golkar, merupakan tuduhan yang tidak mendasar.

“Kita di internal Partai Golkar, sebenarnya mengetahui bahwa selama ini setiap tahunnya, penggunaan dana partai, harus melewati audit BPK. Artinya, setiap tahun BPK melakukan audit, dan selama ini tidak ada temuan penggunaan dana hibah partai Golkar Lutim,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, penggunaan dana partai selama ini telah digunakan sesuai arahan dan perintah ketua DPD II Golkar Lutim, alm Muh Thoriq Husler.

“Soal penggunan dana hibah partai, telah diperuntukkan untuk kegiatan Partai Golkar, utamanya di bidang pendidikan politik,” tegas Heryanti.

Heryanti menegaskan, sebagai Bendahara DPD II, telah mengikut perintah mengenai penggunaan anggaran. Jika ada kegiatan partai, anggaran itu digunakan untuk partai.

“Kita ketahui bersama, dalam penarikan dana partai, melibatkan dua pengurus, yaitu Bendahara dan Ketua DPD II. Jadi semua anggaran diketahui ketua DPD II,” jelas dia.

BACA JUGA:
Kader Pertanyakan Penggunaan Dana Hibah Partai Golkar Lutim

Heryanti Harun menyebut, jika dirinya tidak tahu menahu terkait periode Golkar sebelumnya. Sebab baru diamanahkan sebagai bendahara, di periode kepemimpinan Almarhum Thorig Husler.

Jika mempertanyakan mengenai tentang transparansi penggunaan, kata dia, maka bisa mengetahui penggunaannya di bagian keuangan daerah, yang telah melalui tahapan audit BPK.

“Untuk uang fraksi, kan
sudah jelas penggunaannya, peruntukkannya untuk gaji staff di Golkar,” tegas Heryanti Harun. (*)

Komentar

Berita Terkait