oleh

Silahturahim Dengan Tokoh Lintas Agama di Morut, Bupati Delis Bantu Pembangunan Masjid Rp150 Juta

MORUT, TEKAPE.co – Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menghadiri silaturahim dengan para Pemimpin dan Tokoh- Tokoh Lintas Agama, yang diseleranggarakan Kantor Kementerian Agama Morut, Selasa (19/07/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Morut, Dr H Abdul Mun’im MHi, Ketua DPRD Morut Hj Megawati Ambo Asa SIP, Wakil Ketua DPRD Morut, H Muhammad Safri, Anggota DPRD Morut, Usman Ukas dan Fanny Tampake, Camat Petasia Timur, dan Kabag Kesra Pemda Morut, Bahardin Sakaria SPd MPd, dan sejumlah Pemimpin dan Tokoh- Tokoh Lintas Agama di Morut.

Dalam kegiatan silaturahim tersebut, Bupati Delis, menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlasul Khairaat sebesar Rp150 juta.

Kepala Kantor Kemenag Morut, Abdul Mun’im, dalam pengantarnya, mengatakan, kegiatan silaturahim dengan sejumlah tokoh-tokoh lintas agama ini, merupakan salah satu perwujudan program moderasi beragama di lingkungan Kemenag yang ada.

“Moderasi beragama ini cocok diimplementasikan di Morut, karena jumlah pemeluk agama fifty-fifty (sama banyak) antara muslim dan non-muslim,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Delis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya acara silaturahim ini, karena sangat tinggi nilainya dalam membangun kerukunan antar umat beragama.

“Berkat doa dari tokoh-tokoh agama dan semua pemeluk agama, sehingga Morut sampai saat ini, masih tetap kondusif dan masyarakatnya hidup dengan rukun, tenteram dan damai,” ujar Orang nomor satu di Morut ini.

Bupati Delis, mengutip data BPS Sulteng, pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Morut yang negatif, bisa naik signifikan menjadi 10,42 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi Nasional sebesar 5 persen.

Sedangkan nilai investasi yang ditargetkan Rp 4,8 triliun pada 2021, dapat direalisasikan sebesar Rp 11 triliun lebih atau mencapai 254 persen.

Delis menegaskan, perbedaan itu adalah kehendak Tuhan, dan jika itu kehendaknya, kenapa umatnya harus mempertentangkannya.

“Perbedaan itu indah. Dan kalau indah, marilah kita semua menikmatinya. Sikap toleran dalam perbedaan inilah, yang membuat Morut tetap rukun, tenteram dan damai,” tandas Mantan Anggota DPD RI Periode 2014 – 2019 itu. (MCDD/NAL)

Komentar

Berita Terkait