oleh

Selain Dikerjakan Asal-asalan, Jalan Lapen Didusun 3 Kampung Sri Way Langsep Diduga Kuat Diborongkan

LAMPUNGTENGAH, TEKAPE.CO — Ada perbedaan dan kejanggalan pada proyek pekerjaan jalan lapen di Dusun 3, Kampung Sri Way Langsep Kecamatan Kalirejo kabupaten Lampung Tengah.

Jalan menuju arah makam di Dusun 3 tersebut diduga dikerjakan asal-asalan. Aspal yang mengikat pada material jalan lapen tersebut sangat tipis, diprediksi kekuatan jalan itu tidak akan bertahan lama.

Inisial SG (38) warga setempat mengkritik pembangunan jalan lapen tersebut. Dia mengatakan, peningkatan jalan dari onderlagh menjadi jalanlapen di Dusun 3 Sri Way Langsep itu terkesan mubazir. Sebab, dia menilai aspal yang mengikat jalan terlihat tipis yang dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.

“Baru saja selesai. Tingkat ketebalan dan adonan aspalnya sangat tipis. Tidak sesuai pada jalan lapen umumnya, “kata SG, Minggu (17/10/21).

Menurut SG, pengerjaan jalan yang menghubungkan kearah tempat pemakaman umum tersebut itu baru mendapatkan perbaikan setelah bertahun-tahun hanya merupakan jalan onderlagh.

“Masyarakat memang menginginkan jalan mulus. Tapi jangan asal-asalan begini. Harusnya kontraktor yang mengerjakan harus memperhatikan ketahanan jalan untuk beberapa tahun kedepan,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan masyarakat saat ini sudah banyak mengetahui mana kontruksi bangunan yang baik dan tidak baik.

“Mudah-mudahan jalan ini tidak cepat rusak, jika rusak maka pihak pelaksana harus bertanggung jawab dalam masa pemeliharaan,” ungkap dia.

Suwardi warga, setempat juga pernah menegur pihak rekanan yang mengerjakan,”Saya tegur kemaren, terus di perbaiki, saya cuma tau di wilayah saya ini aja mas, yang lain saya gak tau. Jalan ini sudah lama kami idamkan,”cetus Suwardi.

Salah seorang warga setempat berinisial (red-38) juga membeberkan jika pekerjaan lapen tersebut diborongkan tidak memberdayakan warga sekitar untuk bekerja.

” Setahu saya itu diborongkan, buktinya kemaren ada pengawasnya dan ada pihak kontraktornya, “ungkap dia.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Tengah, Fian Febriano Mengatakan, Sudah mendapatkan laporan dari masyarakat. Dirinya mengaku miris melihat hasil pekerjaan yang baru jadi dan diduga asal-asalan.

“Ya ini udah dapat laporan dari warga, Manya hari senin kita akan panggil pihak inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) kok bisa pekerjaan seperti ini, Rencana Komisi III akan Sidak, bersama dinas terkait,” Katanya.

Terkait hal tersebut, Sulaiman, Kepala Kampung Sri Way Langsep, Mengaku siap menerima kunjungan Komisi III dalam rangka pengawasan.

“Ya itu sudah sesuai rap nya mas, Anggaran 143 juta dari ADD/DD, Dibagi dua tempat, Ya monggo kalau mau survei biar jelas kondisi nya seperti apa,” Singkat Sulaiman. (Tim)

Komentar