oleh

Satu dari tiga Pelaku Pengeroyokan TKP Jalinbar Pekon Tambahrejo Ditangkap

PRINGSEWU,TEKAPE.Co – Satu dari tiga pelaku pengeroyokan terhadap Fauzi (21), warga Desa Jati Mulyo, kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan berhasil ditangkap, Sabtu (14/8/21).

Pelaku berinisial BA (26), Warga Desa Way Layap, Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran.

Dibantu warga Masyarakat, penangkapan terhadap ketiga pelaku dilakukan oleh unit Reskrim Polsek Gadingrejo, namun kedua orang lainnya berhasil melarikan diri.

Kapolsek Gadingrejo Iptu AY Tobing menjelaskan, BA merupakan satu dari tiga pelaku pengeroyokan terhadap Fauzi yang berhasil ditangkap.

Pengeroyokan terjadi pada Jumat (13/8), pukul 23.00 wib selang beberapa jam kemudian pelaku berhasil ditangkap.

” tempat kejadian di jalan lintas barat pekon Tambahrejo kecamatan Gadingrejo, “kata AY Tobing mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, S,ik.

Lanjutnya, motif pengeroyokan tersebut yaitu dari ketidaksukaan para pelaku terhadap korban yang mengantarkan pulang seorang wanita pekerja kafe di area terminal Gadingrejo.

Mengetahui korban membawa pergi pelayan Cafe tersebut dengan menggunakan mobil, lalu AB bersama dua orang temanya mengejar Korban dengan menggunakan sepeda motor.

Sesampainya di Jalan Lintas Barat Pekon Tambahrejo tepatnya di seputar balai Pekon Tambahrejo para pelaku memberhentikan paksa kendaraan korban dan kemudian secara bersama sama melakukan pengeroyokan terhadap korban.

“Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek dibagian alis sebelah kiri, luka lebam di kedua mata, memar di pipi sebelah kanan dan luka robek di bibir serta luka gores dibagian dada dan leher, “ungkap AY Tobing.

Beruntung saat kejadian ada warga yang melihat termasuk petugas kepolisian yang sedang berpatroli, sehingga satu dari mereka berhasil diamankan, sedang dua lainnya berhasil melarikan diri namun sudah teridentifikasi.

” rupanya saat kejadian para pelaku dibawah kendali minuman keras, “kata AY Tobing.

Untuk proses hukum lebih lanjut pelaku digelandang ke mapolsek Gadingrejo guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.

“Dalam proses penyidikan pelaku kami jerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, ” tandasnya. (AJO)

Komentar