oleh

Rusak Parah, Jalan Poros Baebunta-Malbar Berkubang dan Berlumpur

Rusak Parah, Jalan Poros Sabbang-Malbar Berkubang dan Berlumpur

BAEBUNTA, TEKAPE.co – Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Baebunta wilayah selatan menuju Kecamatan Malangke Barat (Malbar), Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Jalan yang menghubungkan beberapa desa di dua kecamatan ini rusak parah. Jalan poros kecamatan itu berkubang dan berlumpur.

Anggota DPRD Luwu Utara, Aris Mustaming, Rabu 21Juni 2017, mengatakan, keluhan masyarakat telah berlangsung lama. “Saya kemarin sore ke sana melihat memang kerusakan jalan sudah cukup parah,” ujarnya.

Jalan yang rusak berkubang dan berlumpur ini mulai dari batas Desa Lara, menuju batas Desa Mukti Jaya Baebunta, hingga Desa Kalitata Kecamatan Malangke Barat. Panjang jalan mencapai lima kilometer. Pemerintah harus memberikan perhatian karena kondisi kerusakan jalan cukup parah.

Kepala Desa Mukti Jaya, Andi Basnar, mengaku telah melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Luwu Utara pekan lalu untuk perbaikan jalan tersebut.

Legislator PPP juga telah menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Luwu Utara, Suaib Mansyur. Namun, belum ada realisasi. Alasannya, alat berat masih bekerja di tempat lain.

Padahal, jalan tersebut hanya butuh diratakan pakai greder. Kemudian jalan yang sudah berkubang memang butuh ditimbun. Hanya 50 truk timbunan, jalannya sudah mulus kembali.

“Dewan sudah alokasikan anggaran pemeliharaan jalan di APBD tahun ini. Kenapa tidak digunakan memperbaiki jalan rusak di Baebunta wilayah selatan,” paparnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Luwu Utara, Abdul Mahfud mengatakan, jalan menghubungkan Lara hingga Kalitata jalan lama yang belum tersentuh aspal. Jadi tidak ada dana pemeliharaannya.

Menurutnya, jalan yang baru diaspal yang dapat pemeliharaan. Kemudian jalan yang baru dapat proyek pengkrikilan. Makanya, tidak bisa dilakukan pemeliharaan. Namun dia berharap jalan ini masuk program pengaspalan jalan. Selama ini tidak masuk program pengaspalan jalan karena terlalu panjang. Butuh biaya besar membiayai pengaspalan. (jsm)

Komentar