Ruang Udara Ditutup, Jadwal Umrah I’tikaf Jemaah Sulsel Terancam Mundur
MAKASSAR, TEKAPE.co – Ketegangan antara Amerika Serikat–Israel dan Iran mulai merembet ke sektor transportasi udara global.
Dampaknya dirasakan calon jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat.
Penutupan ruang udara di sejumlah kawasan Timur Tengah menyebabkan beberapa penerbangan dibatalkan maupun dijadwal ulang, khususnya rute yang transit melalui Doha dan Dubai.
BACA JUGA: Penjualan Perdana Bijih Nikel IGP Pomalaa, PT Vale Perkuat Posisi Indonesia di Rantai Pasok Global
Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sulsel, Nurhayat mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terhadap anggota dan grup jemaah yang terdampak situasi tersebut.
“Beberapa maskapai sudah melakukan penjadwalan ulang karena ada penutupan bandara di Doha dan Dubai. Otomatis pesawat tidak bisa mendarat karena ruang udara ditutup,” ujarnya di Makassar, Minggu (1/3/2026).
Menurut Hayat, sapaan akrabnya, imbas konflik tidak hanya mengenai penerbangan umrah, tetapi juga perjalanan internasional lainnya. Hal itu lantaran Dubai dan Doha merupakan hub penting penerbangan global.
BACA JUGA: Khofifah Pimpin Panen Raya, Kontribusi Jagung Jatim Nyaris 30 Persen Nasional
“Semua penerbangan yang menggunakan jalur itu, baik umrah maupun rute internasional lainnya, pasti terdampak,” jelasnya.
Untuk rute langsung menuju Arab Saudi seperti Jeddah dan Madinah, sebagian penerbangan masih berjalan normal.
Maskapai Lion Air dan Garuda Indonesia disebut tetap beroperasi. Sementara penerbangan yang dilayani Emirates dan Qatar Airways terdampak karena jalurnya melewati Dubai dan Doha.
Di Sulsel sendiri, kondisi ini terjadi saat memasuki periode keberangkatan umrah i’tikaf menjelang pertengahan Ramadan, sehingga potensi dampaknya dinilai cukup signifikan.
“Kami sementara mendata anggota yang memiliki jadwal keberangkatan dalam waktu dekat, khususnya umrah i’tikaf. Masih tahap konsolidasi karena kita melihat perkembangan konflik yang masih dinamis,” katanya.





Tinggalkan Balasan