oleh

Proses Tender Proyek di Lutra Rawan Persekongkolan, KPPU Pantau Transparansi LPSE

MASAMBA, TEKAPE.co – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pantau proses tender pengadaan barang dan jasa di Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami akan melakukan pemantauan proses tender pengadaan barang dan jasa pemerintah di Luwu Utara,” kata Kepala Kantor KPPU Perwakilan Makassar, Ramli Simanjuntak di Masamba, Jumat kemarin 21 Juli 2017.

Pengawasan itu dilakukan dilakukan, tidak lain untuk mewujudkan tender pengadaan barang dan jasa yang baik serta persaingan usaha yang sehat.

Menurut dia, seluruh proses tender proyek, yakni mulai dari perencanaan, administrasi hingga kepada tahap evaluasi, haruslah berjalan sehat dan sesuai dengan aturan. Sebab jika tidak, maka kemungkinan besar kecurangan akan terjadi.

“Meski proses pengadaan sudah dilakukan secara elektronik, tapi tidak menutup ruang persekongkolan. Olehnya, KPPU mengimbau LPSE Lutra untuk tidak melakukan persekongkolan dalam memenangkan tender proyek,” katanya.

Tak hanya itu, membuat persaingan semu menurut dia, juga merupakan cara dan modus dalam persekongkolan tender proyek.

“Prinsip pengadaan barang dan jasa wajib transparan, bersifat non diskriminatif, dan tidak memuat spesifikasi teknis atau merk yang mengarah kepada pelaku usaha tertentu,” tandas Ramli. (jsm)

Berita Terkait