Program Beasiswa Diupgrade, Jumlah Mahasiswa Luwu Timur di Makassar Melonjak Hampir 10 Ribu Orang
MAKASSAR, TEKAPE.co — Program beasiswa yang ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terbukti berdampak besar terhadap peningkatan jumlah mahasiswa asal Luwu Timur yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Hal itu diungkapkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) serta mahasiswa Luwu Timur di Makassar, Sabtu (14/03/2026), di Aula Al-Markaz Al-Islami, Makassar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Hj Puspawati Husler, Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur Hj Harisa, Ketua TP PKK Luwu Timur yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dr Ani Nurbani, serta Sekretaris Daerah Luwu Timur Ramadhan Pirade.
Hadir pula mantan Bupati Luwu Timur Andi Hatta Marakarma, mantan Sekda Luwu Timur H.A.T. Pangeran, Ketua Umum PP IPMALUTIM Haikun SAB, Ketua KKLT Dr dr Abdul Rahman Rauf, para pimpinan OPD, camat se-Luwu Timur, serta mahasiswa asal Luwu Timur yang menempuh pendidikan di Makassar.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Luwu Timur yang berada di Makassar, khususnya para mahasiswa.
Ia juga mengungkapkan bahwa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Puspawati Husler telah memasuki 1 tahun 22 hari sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan di tahun pertama. Karena itu di tahun kedua ini kami akan memaksimalkan berbagai program untuk masyarakat Luwu Timur,” ujar Irwan.
Salah satu sektor yang menjadi fokus utama pemerintahannya adalah pendidikan, khususnya melalui penguatan program beasiswa bagi mahasiswa.
Irwan mengungkapkan bahwa sebelum program beasiswa ditingkatkan, jumlah mahasiswa asal Luwu Timur yang menempuh pendidikan di Makassar berkisar 4.000 hingga 5.000 orang.
Namun setelah program bantuan pendidikan diperkuat dan diperluas, jumlah tersebut mengalami peningkatan sangat signifikan.
“Alhamdulillah sekarang jumlahnya sudah hampir mencapai 10.000 mahasiswa. Artinya tidak ada lagi alasan bagi anak-anak Luwu Timur untuk tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut terjadi setelah pemerintah daerah meng-upgrade program beasiswa, mulai dari peningkatan nilai bantuan hingga perluasan cakupan penerima.
Jika sebelumnya mahasiswa baru hanya menerima bantuan sekitar Rp2 juta, kini bantuan awal bagi mahasiswa yang baru masuk perguruan tinggi ditingkatkan menjadi Rp3 juta/semester.
Bantuan tersebut bahkan dapat langsung diurus sejak mahasiswa diterima di perguruan tinggi.
“Begitu anak kita lulus dan masuk perguruan tinggi, mereka bisa langsung mengurus beasiswanya dan mendapatkan bantuan Rp3 juta sebagai biaya awal kuliah,” jelas Irwan.
Tak hanya itu, bantuan beasiswa juga kini diberikan sejak semester awal hingga semester delapan, berbeda dengan sebelumnya yang baru bisa diterima mulai semester tiga.
Program beasiswa Pemkab Luwu Timur juga tidak hanya menyasar mahasiswa jenjang S1, tetapi juga diperluas hingga S2 dan S3.
Irwan menyebut, peningkatan program tersebut turut mendorong minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Kalau dulu penerima beasiswa S2 tidak sampai 100 orang, sekarang yang mendaftar sudah lebih dari 300 orang,” katanya.
Menurut Irwan, peningkatan jumlah mahasiswa ini menjadi salah satu indikator bahwa kebijakan pemerintah daerah di sektor pendidikan, mulai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Luwu Timur.
“Kami ingin memastikan generasi muda Luwu Timur memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi dan menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan,” tutupnya. (up)





Tinggalkan Balasan