oleh

Premium Sulit Didapat di SPBU, Warga Palopo Terpaksa Beralih ke Pertalite

PALOPO, TEKAPE.co – Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium belakangan ini sulit didapat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Palopo.

Dari pantauan Tekape.co, di beberapa SPBU yang ada di Kota Palopo, hampir setiap hari premium ludes diserbu pengendara. Stok premium tak pernah bertahan 24 jam di SPBU.

Meski di SPBU sulit ditemukan, namun lebih mudah didapat di beberapa penjual eceran, termasuk Pertamini.

Akibat dari sulitnya mendapat premium di SPBU, kebanyakan pengendara memilih BBM non subsidi, seperti Pertalite dan Pertamax, yang harganya lebih mahal.

“Sulit kita dapat premium di SPBU. Kalaupun ada premium di SPBU, harus antrian panjang. Karena itu, saya lebih pilih Pertalite,” ujar salah seorang pengendara di Kota Palopo, Adi, Rabu 3 April 2019.

Sementara itu, Kepala Depot Pertamina Palopo di Karang-karangan Kabupaten Luwu, Novi Prasetyo, yang dikonfirmasi, pekan lalu, mengatakan, pihaknya berharap partisipasi masyarakat dalam pengawasan BBM bersubsidi.

Menurutnya, jika sulit ditemukan premium di SPBU, tapi banyak di penjual eceran dan Pertamini yang menurutnya ilegal, itu patut dipertanyakan.

Ia juga membeberkan jatah BBM bersubsidi jenis premium dan solar untuk Kota Palopo. Ia mengatakan, jatah BBM bersubsidi itu tak merata per bulannya.

“Untuk bulan Maret, jatah Palopo setiap hari untuk premium sebanyak 320 kilo liter (KL)/hari dan solar sebanyak 276 KL/hari,” rincinya. (rin)