Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Prabowo Kembali Usir Wartawan dari Forum Dosen: Silakan Minum Kopi di Luar

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato ketika membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta (26/62026). (Dok. BPMI Sekretariat Presiden)

JAKARTA, TEKAPE.co – Presiden Prabowo Subianto kembali meminta awak media meninggalkan ruangan saat menghadiri penutupan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Setelah menyampaikan pidato pembuka sekitar 20 menit, Prabowo memilih melanjutkan pembicaraan secara tertutup hanya bersama para akademisi.

Di awal sambutannya, Prabowo memaparkan sejumlah kebijakan pemerintah serta pandangannya mengenai peran dunia pendidikan tinggi dalam pembangunan nasional.

BACA JUGA: Kapolri Mutasi 1.121 Personel, Sebanyak 190 Jabatan Kapolres Berganti

Suasana berubah ketika salah seorang asistennya mengingatkan bahwa wartawan masih berada di dalam aula.

Mendengar hal itu, Prabowo langsung menghentikan sejenak pidatonya dan meminta para jurnalis keluar dari ruangan sebelum ia melanjutkan pembahasan.

“Dengan hormat, saya mengundang para wartawan untuk minum kopi,” ucap Prabowo.

BACA JUGA: Anggaran MBG Rp270 Triliun Dievaluasi, BGN Akui Angkanya Kemahalan

Acara penutupan tersebut merupakan rangkaian terakhir KSTI 2026 yang berlangsung pada 26-28 Juni dan diikuti sekitar 2.600 akademisi dari berbagai perguruan tinggi.

Peserta terdiri atas guru besar, rektor, dekan, hingga dosen dari berbagai daerah.

Permintaan agar media meninggalkan ruangan bukan kali pertama dilakukan Prabowo dalam forum tersebut.

Pada pembukaan KSTI, Jumat (26/6), Presiden juga meminta wartawan keluar setelah berbicara sekitar 30 menit di Jakarta Convention Center.

Kala itu, Prabowo bahkan berkelakar dengan menyebut Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah menyiapkan jamuan bagi awak media.

“Dengan hormat saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar, saya yakin Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) sudah siapkan kopi-kopi yang bagus,” katanya.

Prabowo menjelaskan, keputusan menutup sesi diskusi diambil karena ingin berbicara lebih terbuka kepada kalangan akademisi tanpa liputan media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini