oleh

Pondasi Bangunan Senilai Rp17 M di Palopo Dibongkar

PALOPO, TEKAPE.co – Pondasi bangunan pada proyek pembangunan kompleks kantor wali kota Palopo, yang pembangunannya tengah berjalan, terpaksa dibongkar ulang pihak rekanan, Senin 24 Juli 2017.

Pembongkaran tersebut diduga karena pekerjaan sebelumnya tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan, sehingga rekanan terpaksa membongkar ulang pondasi yang telah dibangun.

Ketua Luwu Control Contruksi (LCC), Rawas Sakti, Senin, menuturkan, hasil investigasinya di lapangan, menyebutkan, pondasi tersebut tidak sesuai dengan kedalaman yang ada, sehingga pihak rekanan terpaksa membongkar dan membangun ulang.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo, Rizal Manaba, yang dikonfirmasi, Senin 24 Juli, menuturkan, pembongkaran tersebut bukan atas permintaan im Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Palopo.

“Sebenarnya, itu bukan perintah TP4D. Hanya pelaksana, dalam melaksanakan pekerjaan, ada kendala, sehingga dilakukan CCO (Contract Change Order, red),” jelasnya.

Sekedar diketahui, bangunan di kompleks kantor wali kota Palopo yang baru itu rencananya untuk kantor BKD Kota Palopo.

Dari papan proyek yang ada, bangunan yang ada di Kelurahan Tompoktikkan Kecamatan Wara, Kota Palopo, tersebut menelan APBD Kota Palopo tahun 2017 senilai Rp17.056.575.000.

Proyek ini dikerjakan PT Sultana Anugerah, konsultan pengawas PT Multicipta Adhirancana, dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender. (del)

Berita Terkait