oleh

Polisi Santri Jadi Program Polres Palopo Paling Digemari Masyarakat

PALOPO, TEKAPE.co – Polisi Santri merupakan salah satu program Polres Palopo yang melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Pendekatan yang dilakukan adalah sambang dan syiar agama dengan salat berjamaah.

Kali ini, Polisi Santri menjadi panitia pelaksanaan salat jumat berjamaah di Mesjid Rahmat Ilahi, Kelurahan Ponjalae, Kecamata Wara, Kota Palopo, Jumat 2 September 2022

Selain memberikan khotbah jumat dan diisi himbauan kepada masyarakat, beberapa Polisi Santri Polres Palopo juga menjadi menjadi imam dan azan.

Kasat Binmas Polres Palopo, Iptu Syamsul Bahri, dalam himbauannya mengatakan, kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan program polres palopo. ” Adapun yang kami lakukan adalah salah satu program polres palopo, yaitu polisi santri yang tiap hari kita keliling masjid untuk salat jumat berjamaah dan berkomunikasi dengan pengurus mesjid yang kami datangi,” ujarnya.

Syamsul menjelaskan, jika tujuan program tersebut adalah untuk menghadirkan polisi berseragam ditengah-tengah masyarakat, membangun komunikasi dan silaturahmi antara polisi dan masyarakat, serta menyampaikan himbauan tentang penerapan protokol kesehatan dan pesan-pesan kamtibmas dalam menciptkan Sitkamtibmas yang kondusif di Kota Palopo.

Syamsul juga berharap agar warga bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri serta melaporkan segera kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa atau Polres dan Polsek jajaran Polres Palopo yang terdekat dalam melakukan tindakan cepat mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.

Sementara itu, salah seorang warga mengatakan sangat bahagia dengan adanya program Kapolres Palopo dalam mendekatkan polisi dan masyarakat serta melakukan komunikasi pencapaian solusi setiap suatu hal yang terjadi di sekitar.

“Saya sangat senang dengan khotbah dan ajakan para polisi santri yang isinya mengajak semua warga agar senantiasa menjaga salat lima waktu dengan cara berjamaah dan selalu memberikan peringatan sesama tentang melaksanakan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang belum juga selesai,” ujarnya.

(rindu)