Pemuda di Rantepao Jadi Korban Pengeroyokan, Ada Rekaman CCTV Tapi Pelaku Masih Buron
RANTEPAO, TEKAPE.co – Seorang pemuda asal Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Poros Bua–Rantepao, tepatnya di Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu.
Korban diketahui bernama Alan Enos Abraham Tuka (25). Akibat insiden tersebut, Alan mengalami luka di bagian kepala setelah dianiaya secara beramai-ramai.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 01.35 WITA saat korban dalam perjalanan pulang dari Makale menuju rumahnya di Rantepao.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan sekelompok pemuda mendatangi korban menggunakan sekitar dua sepeda motor, sementara beberapa lainnya berjalan kaki. Tanpa diketahui penyebabnya, mereka langsung melakukan pengeroyokan.
Kakak korban, Agus, mengatakan adiknya sama sekali tidak mengetahui alasan dirinya menjadi sasaran penganiayaan.
“Adik saya saat hendak pulang tiba-tiba dihadang sekelompok pemuda dan langsung dikeroyok. Keesokan harinya kami langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Toraja Utara. Setelah laporan diterima, tim Resmob langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi pelaku. Kami berharap mereka segera ditangkap,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).
Menurut Agus, tindakan brutal tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kejadian ini tidak bisa dibiarkan. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendapat efek jera. Jangan sampai tindakan seperti ini menjadi kebiasaan dan kembali menimpa masyarakat lain,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon Pasabuan, membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut. Ia memastikan penyidik tengah bekerja untuk mengungkap identitas para pelaku.
“Masih dalam proses. Semua ada tahapannya. Hari ini administrasi penyelidikan sudah kami lengkapi. Mohon keluarga korban bersabar, sedikit lagi pelaku akan kami amankan,” kata Iptu Ruxon melalui pesan WhatsApp, Jumat (26/6/2026).
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Rekaman CCTV yang beredar juga menjadi salah satu barang bukti untuk membantu proses pengungkapan kasus. (erlin)






Tinggalkan Balasan