oleh

Pemda Morut Alokasikan Rp254 Miliar Untuk Sektor Pendidikan Tahun 2022 Ini

MORUT, TEKAPE.co – Bupati Morowali Utara (Morut) Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, mengatakan, di tahun 2022 ini, Pemerintahannya mengalokasikan anggaran untuk sektor Pendidikan sebesar Rp 254 miliar atau sekitar 25 persen dari total APBD Morut senilai Rp1,1 Trilyun.

“Ini bentuk tanggung jawab dan komitmen kami dalam mewujudkan masyarakat Morut, yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera,” kata Bupati Delis, disela – sela Kegiatan Konferensi Kerja Provinsi II (Konkerprov II) PGRI Sulteng Tahun 2022, di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Kamis (14/07/2022).

Hadir dalam konferensi kerja tersebut, Kadis Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V Windarusliana SKM MKes.

Bupati Delis, kembali mengatakan, alokasi anggaran pendidikan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat di sektor pendidikan, guna menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.

Kata dia, berbicara mengenai aksesibilitas pendidikan, ada tiga hal pokok yang menjadi tanggung jawab pemda, yakni penyediaan sarana dan prasarana pendidikan (ruang kelas), penyediaan tenaga guru yang cukup dan kompetensi tinggi serta pembebasan biaya pendidikan di tingkat SD dan SMP.

Bupati Delis, menegaskan, tidak boleh lagi ada anak usia sekolah yang tidak bisa sekolah, karena alasan tidak punya gedung sekolah dan tidak mampu membayar biaya pendidikan.

Karena saat ini, pembangunan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh desa terus digalakan, termasuk guru-gurunya ditingkatkan kompetensinya serta menghentikan semua pungutan biaya pendidikan seperti uang komite.

“Sebagai pengganti uang komite, kami sudah mengalokasikan dana BOS-Da (Bantuan Operasional Sekolah dari Daerah), agar supaya pendidikan di SD dan SMP benar-benar bebas dari pungutan,” tegas Orang nomor satu diMorut itu.

Sementara itu, untuk mahasiswa, kata Bupati Delis, Morut merupakan satu-satunya daerah di Sulteng yang memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswa Morut yang berkuliah, maksimal sampai semester 10 di Perguruan Tinggi manapun.

“Pada tahun 2021 sebelumnya, kami telah menyalurkan beasiswa tersebut kepada 3016 mahasiswa. Dan untuk tahun 2022 ini, sebanyak 2382 orang, masing-masing Rp3 juta/tahun,” tandas Politisi Senior Partai Hanura ini.

Bupati Delis, menambahkan, bila dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat, maka nilai bantuan-bantuan tersebut, akan terus bertambah.

Ia mengaku memang masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahannya, tetapi pihaknya akan terus berupaya, untuk melakukan pembenahan agar masa depan, anak-anak Morut akan lebih baik lagi kedepannya.

“Khusus dalam penyediaan tenaga pendidikan, Pemda Morut juga, akan membantu sejumlah guru untuk menempuh pendidikan agar berkualifikasi sarjana (S1), bahkan kalau bisa hingga S2 dan S3,” tukas Mantan Anggota DPD RI Periode 2014- 2019. (MCDD/NAL)