oleh

Pembunuh Security City Market Palopo Diringkus di Kolaka Utara

PALOPO, TEKAPE.co – Pelaku pembunuhan korban Imran, security City Market Kota Palopo, Makmur (42), berhasil dibekuk Polres Palopo, di Lassusua Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Minggu 3 September 2017.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP A Ardi Yusuf, kepada wartawan, Senin 4 September 2017, menjelaskan, tersangka Makmur (42) sempat melarikan diri selama 4 hari. Namun akhirnya Tim Jatanras Polres Palopo yang dipimpin Iptu Musfir bekerjasama dengan Polres Kolaka Utara, berhasil meringkus tersangka.

“Tersangka penikaman yang menewaskan Imran, akhirnya kita bekuk di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Tim Jatanras Polres Palopo membutuhkan 4 hari untuk melakukan pengejaran dan menangkap tersangka Makmur,” paparnya.

Ardi Yusuf juga menjelaskan, pelaku pembunuhan diancam hukuman pidana 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Sekedar diketahui, Imran (37), satpam atau Security Pusat Perbelanjaan City Market Palopo, tewas akibat ditikam, Rabu malam, 30 Agustus 2017, sekira pukul 21.00 wita, di Sungai Larona, Samping City Market, Kota Palopo, Sulsel.

Kepala Security Citymarket ini ditikam sesama karyawan di city market, Makmur (41), warga Jl Sungai Larona Kota Palopo.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sekitar pukul 20.50 wita, Erwin, (direktur KBS, Cleaning Servis) dan teman+temanya sedang duduk santai di Area Parkir Citymarket Palopo.

Saat itu, tiba-tiba muncul pelaku Mansur (36), yang tak lain adalah saudara pelaku Makmur.

Saat itu pelaku Mansur lansung memukul wajah dari Erwin. Pelaku Mansur, menuding Erwin mengutamakan orang lain.

“Kenapa orang lain saja kau terimah dan utamakan sebagai karyawan,” tandas pelaku Mansur.

Karena masih mau dikeroyok oleh pelaku, maka Erwin menghindar dari kedua pelaku.

Setelah mendengar ribut-ribut korban Imran (Chif Security) menasehati kedu pelaku, Mansur dan Makmur. Korban Imran meminta agar keduanya pulang.

Namun mungkin karena masih sakit hati, tiba-tiba pelaku Makmur lansung menikam korban Imran.

Tikamannya tepat mengenai perut sebelah kanan korban Imran. Terjadi luka sekitar 5 cm.

Setelah kedua pelaku melakukan aksinya, keduanya lansung melarikan diri. Namun sehari kemudian, pelaku Mansur menyerahkan diri. Sementara pelaku lainnya, Makmur, diciduk polisi setelah dikejar hingga ke Lasusua.

Korban Imran kemudian dilarikan ke RS Bintang Laut Kota Palopo untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Namun karena luka yang dialami korban cukup parah, sehingga korban meninggal dunia di rumah sakit, Kamis 31 Agustus 2017. (bol)

Komentar

Berita Terkait