oleh

PEMATANK Apresiasi Langkah DPRD Lamteng dan Minta PHO Irigasi Way Waya Kroi Ditahan Sebelum Diperbaiki

LAMPUNGTENGAH, TEKAPE.CO – Dewan Pimpinan Pusat Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (Pematank) sangat mengapresiasi tanggapan DPRD Lampung Tengah Khususnya Komisi III terkait pelaksanaan pengerjaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Waya Kroi Kecamatan Kalirejo.

Ketua DPP Pematank Suadi Romli menuturkan, dengan dipanggilnya pihak PPK dan Pengawas oleh DPRD Lampung Tengah otomatis akan menjadi acuan terhadap para pelaksana proyek yang lain.

“Kita aprisiasi atas tanggapan DPRD Lampung Tengah khususnya komisi III. Dan kita berharap pemanggilan PPK dan pengawas pelaksanaan proyek tersebut, akan mejadi suatu acuan pada pelaksanaan proyek lain. Kita menunggu sidak PPRD Lampung Tengah ke lokasi pekerjaan way waya kroi tersebut. Disamping itu, kita juga berharap jika adanya temuan dugaan menyimpang dari RAB agar DPRD Lampung Tengah segera melakukan pendesakan untuk menahan pencairan PHO sebelum di perbaiki, “Ujar Romli, Jumat (24/9).

Diberitakan sebelumnya, Proyek pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Daerah irigasi way Waya Kroi masih berlanjut, Sabtu (11/9/21).

Pekerjaan tersebut berlokasi di Daerah irigasi way Waya Kroi, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung.

Seperti diberitakan sebelumnya hingga sekarang, Pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak kontraktor CV.Mudia Karya dengan pagu anggaran sebesar Rp. 2619.729.000,00 diduga masih juga dikerjakan asal-asalan.

Nampak dilokasi para pekerja masih juga tidak memakai alat pelindung diri (APD).

Selain itu, pemasangan batu pada dinding irigasi diduga masih tetap tidak memakai pondasi tanam.

Dari pengakuan salah seorang pekerja sebelumnya, proses pada pengadukan semen menggunakan adukan 1+5 yaitu, lima argo pasir dicampur satu sak semen.

Seperti diberitakan sebelumnya, dilokasi pengerjaan tersebut belum juga terpasang papan nama Pekerjaan proyek. (red)

Komentar