oleh

Pakai Jari Kaki Hingga Botol, Video Gadis Bangladesh Dirudapaksa Viral

INDIA, TEKAPE.co – Sebuah video rudapaksa menyebar luas di media sosial.

Dalam video itu, tampak seorang gadis, yang diketahui dari Bangladesh, menjadi korban rudapaksa sejumlah orang, di India.

Para pelaku memaksa melucuti pakaian korban, lalu memasukkan botol dan jari kakinya ke kemaluan korban.

Korban diyakini berasal dari Keralah, Negara tetangga Bangladesh.

Kasus ruda paksa dan penyiksaan itu terungkap setelah video tersebut viral, yang menyebabkan kemarahan warga India, pekan lalu.

Saat ini, korban yang dalam video tersebut, yang belum diketahui namanya itu diperkirakan berusia 23 tahun.

Polisi telah membentuk tim khusus untuk melacak korban, yang diduga menjadi korban pronstitusi internasional.

Akibat video itu, artis tiktok India, Ridoi Baboi bersama kawan-kawannya, Mohammed Baba Syek, Sagar, Hak I dan seorang perempuan lainnya, diringkus polisi.

Mereka diduga melakukan rudapaksa terhadap seorang perempuan di Bengaluru, India beberapa waktu lalu.

Para pelaku kini telah ditangkap kepolisian setempat, pada 27 Mei 2021.

Ridhoi dan Sagar terpaksa ditembak bagian kaki, karena berusaha melarikan diri saat hendak diringkus di sebuah kontrakan.

Keduanya dilarikan ke RS Pemerintah usai mengalami luka tembak bagian lutut.

Ke empat terduga pelaku dan seorang perempuan diamankan di sebuah kontrakan di Avalee Halidi, di Ramamurti Naga dilaporkan semua terduga pelaku terdaftar sebagai Guru.

Menurut Polisi, korban wanita dari Bangladesh diperdagangkan secara ilegal ke India, dengan dalih pekerjaan dan kemudian dipaksa masuk dalam pronstitusi.

Meskipun korban – korbannya bisa melarikan diri, para pelaku memburunya. Lalu menyerang dan memperkosanya dengan bantuan ajudan perempuan mereka.

Ridhoi Babo dan kawannya, diduga terlibat dalam perdagangan manusia jaringan Internasional. Mereka menarget gadis-gadis muda melalui TIKTOK.

Dikutip dari The Daily Star, para pelaku menargetkan siswi, mahasiswi, dan ibu muda untuk dijadikan PSK.

Wakil Komisaris Polisi Metropolitan Tadakah MD Syahidullah, dalam konferensi Persnya, pekan lalu, mengatakan, modus pelaku mengajak target berkenalan melalui medsos.

“Modusya, mengajak targetnya berkenalan melalui Media Sosia dan bergabung ke sebuah Group Facebook yang diketahui Admin dari group tersebut adalah Otak dari perdagangan ini,” ujar dia.

Diketahui, pelaku Ridho Babo memiliki 71.000 pengikut di Tiktok dan telah mengunggah Video sebanyak 696 Video.

Sementara pelaku utama dalam prostitusi itu masih dalam pencarian. Beberapa penjahat dari barat daya Bangladesh dan beberapa Negara bagian India tergabung dalam genk tersebut.

Jaringannya meluas hingga ke Dubai, UEA dan beberapa Negara lain di Timur Tengah. (*)

Komentar

Berita Terkait