oleh

Oknum Kepala Lingkungan di Luwu Dilaporkan Berbuat Asusila Terhadap Murid SD, Pelaku Belum Ditangkap

LUWU, TEKAPE.co – Oknum Kepala Lingkungan di Kelurahan Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, dilaporkan melakukan tindakan asusila kepada murid Sekolah Dasar (SD).

Perbuatan bejat pelaku dilakukan di sekitaran Masjid Al-Iman Pattedong.

Menurut keluarga korban Kejadiannya sekitar bulan Juli-Agustus 2022 lalu, tetapi baru sekitar 2 pekan ini ia mendapatkan informasikan dari pihak keluarga di Pattedong.

“Mendapat informasi ini kami telah melaporkan ke pemerintah setempat, ke aparat penegak hukum dan ke Perlindungan perempuan dan anak Kabupaten Luwu,” ungkap Hs.

Dari informasi yang dihimpun, kalau modus terduga pelaku, korban diduga digauli dengan iming-iming uang. Kejadian pertama korban diberi uang Rp 200 ribu, lalu selanjutnya diberi lagi uang Rp 150 ribu oleh terduga pelaku.

Meskipun pihak korban telah dimintai keterangan, namun oknum pelaku belum juga diamankan oleh aparat penegak hukum Polres Luwu.

Pihak keluarga korban pun mendesak meminta Polres Luwu untuk menangkap, mengadili dan menghukum oknum pelaku dengan seberat-beratnya

“Kami mendesak agar Polisi menangkap pelaku. Untuk itu Senin nanti kami berencana akan mendatangi kantor Polres Luwu di Belopa. Kami keluarga korban saat ini menahan emosi, tetapi kami juga tidak menyukai ada berkembang bahasa kurang baik bahwa oknum pelakunya merasa memiliki kedekatan dengan orang penting, sehingga terkesan tidak merasa bersalah,” ucap keluarga korban.

Sementara itu, Staf P2TP2A, Sumarni, membenarkan adanya kejadian ini, dan pihak korban telah dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum Polres Luwu dan juga P2TP2A, bahkan korban dibawa ke lokasi kejadian untuk mengingat peristiwa yang dialaminya itu  

“Keluarga korban Rabu lalu melaporkan kejadian dan langsung kami respon bersama unit PPA Polres Luwu. Saat dimintai keterangan, korban yang masih berusia 11 tahun terlihat mengalami trauma dan malu, makanya kami bawa ke lokasi kejadian, dan korban mengiyakan telah dilakukan tindakan tidak senonoh sambil menunjuk beberapa lokasi di sekitaran masjid. Korban juga sudah divisum dan kami tengah menunggu hasil visumnya,” Kata Sumarni.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan saat dikonfirmasi media menyampaikan bahwa kasus ini masih terus diadakan pemeriksaan.

“Kita masih pemeriksaan saksi” ucap AKP Jon Paerunan, Sabtu, 24 September 2022.

AKP Jon Paerunan juga menyampaikan bahwa belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini sehingga belum dilakukan penahanan. (*/rindu)