oleh

November, 9 Pelaku Narkoba Diringkus Polres Morowali

MORUT, TEKAPE.co – Polres Morowali Utara terus memperlihatkan komitmennya dalam memerangi narkoba jenis di wilayah hukum Polres Morowali Utara.

Untuk November 2019 ini, Polres Morowali telah berhasil meringkus 9 orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Morowali Utara, AKBP Bagus Setiawan SH SIK, saat mengelar konfrensi Pers, di Mapolres Morowali Utara, Jumat (22/11/2019).

Kapolres menyampaikan, pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan Polres Morowali Utara sebanyak 7 LP di selama November ini.

Dari 7 LP itu, sebanyak 9 orang pelaku, diantara 9 tersangka ada satu perempuan, dan sisanya laki-laki.

“Untuk jenis barang bukti adalah jenis sabu dengan berat total 9,82 gram,” bebernya.

Untuk tempat kejadian perkara, ada tiga tempat yaitu tiga tersangka atau dua LP dari Kecamatan Bahodopi, lima tersangka empat LP dari Kecamatan Bungku Tengah, dan satu LP dari Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara.

“Masing -masing dari tujuh laporan Polisi (LP) tersebut kita kenakan pasal 112 ayat 1 pasal 114 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 2009,” terangnya.

Ia menjelaskan, pengungkapan narkoba dari September ke November 2019, telah mengalami kenaikan setengah. Pada September, sebanyak 3 LP dan bulan ini sebanyak menjadi 7 LP.

”Kendala apapaun, bukan satu halangan untuk kita tetap melaksanakan pengungkapan tersebut. Wilayah kita sangat luas dan jauh. Namun kita masih mengunakan sistem manual, akan tetapi
kedepan akan kita akan kerjasama dengan stekholder yang ada,” beber Bagus Setiawan.

Jadi langkah awal untuk melakukan pengungkapan, kata dia, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan BNNK, dan dengan stekholder terkait lainnya.

“Kita akan bersama-sama mengurangi dan memberantas narkoba yang ada di wilayah Kabupaten Morowali dan Morowali Utara,” tegasnya.

Bagus mengatakan, berkaitan dengan maraknya narkoba di Morowali, pihaknya akan melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoba, dengan bersinergi bersama-sama stekholder terkait.

Ditambahkan Kapolres, jika ada anggota polisi yang terlibat narkoba, maka akan tindak tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku.

”Jika teman -teman media mengetahui ada anggota yang terlibat narkoba, silahkan melaporkan kepada kami, kami akan tidak tegas,” tegasnya.

Kapolres menyebut, sabu kebanyakan berasal dari Kendari dan laut lepas. Untuk mengantisipasi peredaran dan penyalah gunaan narkoba, pihaknya akan membuat kampung bebas narkoba.

”Untuk masalah narkoba, kami mohon tetap dibantu oleh teman-teman media, dan jika ada yang beking anggota Polres akan kami tindak tegas, kemudian terkait barang bukti kita akan lakukan pemusnahan dan dari 27 kasus, tiga diantaranya dari anggota Polres Morowali,” ungkapnya. (fid)

Komentar

Berita Terkait