Mutar Arah di Tanjakan, Bus PO Pelangi Mundur dan Seruduk Rumah di Torut
RANTEPAO, TEKAPE.co – Sebuah armada mini bus milik PO Pelangi yang mengangkut sekitar 30 penumpang mengalami kecelakaan tunggal di Desa Maruang, Kecamatan Nonongan, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 06.35 WITA.
Bus dengan rute Makassar–Toraja tersebut sebelumnya berhenti untuk menurunkan penumpang di wilayah Maruang. Setelah proses pengantaran selesai, sopir berusaha memutar arah kendaraan di jalan yang sedikit menanjak.
Namun saat mencoba memundurkan kendaraan, bus tiba-tiba kehilangan kendali dan mundur dari arah pendakian hingga menabrak pagar serta kamar salah satu rumah warga.
Rumah yang tertabrak diketahui merupakan rumah orang tua Dedy yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Tempat Hiburan Malam (THM) Toraja Utara.
Diduga insiden tersebut terjadi akibat rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik saat bus mundur dengan beban penumpang yang cukup banyak.
Saksi mata di lokasi kejadian, Dedy, mengatakan bus tersebut kehilangan kontrol saat mundur di jalan menanjak. Ia menduga sopir kurang memperhitungkan kondisi medan saat memundurkan kendaraan.
“Bus itu kehilangan kontrol karena diduga remnya blong. Bisa juga karena human error. Seharusnya sopir mempertimbangkan kondisi jalan sebelum memundurkan kendaraan,” kata Dedy.
Menurut Dedy, saat kejadian orang tuanya berada di dalam rumah. Beruntung pagar rumah sempat menahan laju kendaraan sehingga bus tidak masuk lebih jauh ke dalam bangunan.
“Untung ada pagar yang menahan sehingga bus tidak menembus jauh ke dalam kamar. Orang tua saya juga tidak mengalami kaget berat, padahal mereka punya riwayat lemah jantung,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, bagian belakang bus mengalami kerusakan cukup parah. Sementara pagar dan salah satu kamar rumah warga juga rusak akibat benturan kendaraan.
Dedy berharap pihak PO Pelangi dapat menunjukkan itikad baik dengan menyampaikan permintaan maaf sekaligus bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
“Saya berharap pihak PO Pelangi datang meminta maaf dan mengganti kerugian atas kejadian ini,” tuturnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang mengalami luka serius. Namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar akibat kerusakan pada rumah warga dan kendaraan.
(Erlin)






Tinggalkan Balasan