oleh

Morut Canangkan Gebyar Vaksinasi Pelajar, Bupati Siapkan Hadiah Motor

MORUT, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara (Morut) mengagendakan kampanye vaksinasi bagi para pelajar, yang bertema ‘Gebyar Vaksinasi Pelajar 2021’ akhir September 2021 ini.

Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi, saat memimpin Rakor Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Gugus Tugas Kabupaten Morut di Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Kamis 9 September 2021, mengatakan, gebyar ini dilakukan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi bagi pelajar yang sampai saat ini masih sangat rendah.

“Kita ingin Gebyar Vaksinasi Pelajar ini bisa menjangkau 50 persen pelajar SMP dan SMU untuk mengikuti vaksinasi,” katanya.

Bupati menjanjikan hadiah sepeda motor untuk Camat, Kepala Puskesmas, Polsek, dan Koramil yang meraih prosentasi tertinggi dalam capaian vaksinasi pada akhir tahun 2021 nanti.

Menurut Delis, Morut memiliki target untuk mevaksinasi 12.744 orang pelajar, dan realisasinya hingga saat ini baru mencapai 689 orang yang mengikuti vaksinasi pertama dan 32 orang vaksinasi kedua.

Delis minta agar sepekan sebelum Gebyar Vaksinasi Pelajar ini dilakukan, Gugus Tugas Covid-19 bekerja sama dengan semua Camat, Kepala Puskesmas, Polsek, dan Koramil diminta untuk gencar melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah dan masyarakat luas.

“Saya minta agar para pelajar yang sudah mengikuti vaksinasi diwawancarai vidio untuk memberikan kesaksian bahwa mengikuti vaksinasi itu tidak ada risikonya. Jangan takut untuk divaksinasi,” ujar Delis, yang didampingi Kacabjari Kolonodale dan Wakapolres Morut.

Pemerintah Provinsi Sulteng, kata Delis, sudah menjanjikan untuk mengirimkan vaksin untuk para pelajar Morut sebanyak 3.000 dosis.

“Dengan dukungan vaksin ini, kita berharap bisa merealisasi vaksinasi pelajar sebanyak 50 persen dari target,” kata Delis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara, Delnan Lauende, M.Kes, melaporkan hingga 8 September 2021, realisasi vaksinasi di seluruh kecamatan sudah mencapai 23.520 orang atau 25 persen untuk vaksinasi tahap pertama dan 15.675 orang atau 16,8 persen untuk vaksinasi tahap kedua.

Delis mengingatkan, agar dalam melaksanakan vaksinasi, semua petugas harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan, ketersediaan vaksin serta melakukan pelayanan jemput bola khusus di daerah-daerah yang sulit. (hms/fd)

Komentar

Berita Terkait