oleh

Maulid di Bua Dihadiri Ribuan Warga, Ustaz Maulana Serukan Cinta Nabi

Maulid di Bua Dihadiri Ribuan Warga, Ustaz Maulana Serukan Cinta Nabi
Ustaz Maulana saat memberikan tausiyah di Lapangan Bua. 

LUWU, TEKAPE.co — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H, yang dipusatkan di Lapangan Sepakbola Andi Maradang, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Senin 19 Desember 2016, sore.

Peringatan maulid nabi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Luwu Amru Saher, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Andi Tendri Karta Mudzakkar, Madika Bua Andi Syaifuddin Kaddiraja, Anggota DPRD Luwu Andi Admiral Kaddiraja, tokoh agama, tokoh budaya, serta masyarakat setempat.

Dalam acara ini, Ustaz Muhammad Nur Maulana, membawakan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Kehadiran ust Maulana, yang merupakan ustaz kawakan asal Sulawesi Selatan, membawakan syiar islam di acara Islam itu indah yang ditayangkan di salah satu tv swasta, menjadi magnet tersendiri bagi warga, dilaporkan ribuan warga hadir di acara tersebut.

Dalam ceramahnya yang bertemakan “Meniti Jalan Berbekal Aqidah dalam meraih kecintaan Allah SWT menuju Islam Istiqamah” Ust Maulana menyerukan agar masyarakat yang hadir di tablig akbar ini, agar selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai bentuk kecintaan ummat kepada nabinya, dan yang selalu bershalawat pasti akan dicintai oleh Allah SWT.

“Jamaah.. oo jamaah, sebagai ummat Nabi Muhammad SAW, marilah kita selalu bershalawat kepada beliau, sebagai bentuk kecintaan kita terhadap nabi kita, bukan hanya pada saat memperingati hari maulid namun juga di hari-hari lain. Kita harus bangga menjadi ummat nabi sebagai ummat yang paling di cintai oleh ALLAH SWT,” seru, ustaz ibu kota ini sembari melatungkan shalawat.

Ustaz Maulana, mengatakan, agar para jamaah untuk selalu menjaga perkataannya, maksud dari penyampainnya agara masyarakat yang berkata atau mengingatkan orang lain harus di sesuaikan dengan perilakunya, jangan menyampaikan sesuatu untuk kepada orang lain, kalau tidak sesuai dengan tindakan.

“Sampaikanlah walau satu ayat, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, tapi ayat yang kita sampaikan terlebih dahulu kita terapakan, jangan kita menyeru kepada orang lain untuk shlat, puasa, dan bersedekah namun kita tidak pernah melakukan apa yang kita serukan,” jelasnya.

Sementara itu, di sela-sela ceramahnya, ustaz kawakan ini menyampaikan ucapan terima kasihnya, karena ia menilai acara yang diadakan ini berlangsung sukses. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua panitia, karena kegiatan ini dihadiri sekitar 7.500 masyarakat, walaupun cuaca mendung namun sangat antusias mengikuti ceramah saya ini, Alhamdulillah,” ucapnya.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tersebut ditutup dengan Qasidah, pengumuman lomba bunga male, dan hiburan yang dibawakan oleh Dana Q’Akademy. (fham)

Komentar