Mandi Saat Ombak Tinggi, Pria 54 Tahun Tewas di Pantai Paseban Laut Selatan
JEMBER, TEKAPE.co – Insiden kecelakaan laut terjadi di kawasan Pantai Paseban pada Sabtu (28/3/2026). Seorang pengunjung dilaporkan meninggal dunia setelah terseret gelombang saat berenang di perairan laut selatan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Korban diketahui tengah mandi di laut meskipun kondisi ombak sedang tinggi.
Tidak lama berselang, ia terseret arus ke tengah dan sempat hilang dari pengawasan.
BACA JUGA: Bupati Irwan Jeguk Ashraf Korban Tenggelam Danau Matano
Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, relawan, dan warga setempat segera melakukan pencarian. Setelah dilakukan penyisiran, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban bernama Giman (54), warga Dusun Sidoganti, Desa Kraton, Kecamatan Kencong. Jenazah kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kapolsek Kencong, Sunarto, membenarkan kejadian tersebut.
BACA JUGA: Pegawai Sinode Gereja Toraja Terseret Jaringan Narkoba, Dikendalikan dari Dalam Lapas
Sunarto mengatakan, tim gabungan telah berupaya melakukan penyelamatan, namun korban tidak dapat diselamatkan.
“Korban saat itu mandi di laut, kemudian terseret ombak ke tengah hingga akhirnya tenggelam,” kata Sunarto.
“Tim gabungan sudah berusaha melakukan penyelamatan, namun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” sambungnya.
Ia menilai kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan wisatawan agar mematuhi rambu keselamatan yang telah dipasang di sejumlah titik rawan di kawasan pantai.
Menurut dia, aparat bersama TNI, relawan, serta kelompok sadar wisata terus mengimbau pengunjung agar tidak berenang di laut selatan, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang tinggi.
Karakteristik pantai selatan dengan ombak besar dan arus bawah laut yang kuat dinilai berisiko tinggi bagi aktivitas berenang.
Karena itu, kepatuhan terhadap imbauan keselamatan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.
(Dodik)





Tinggalkan Balasan