oleh

Langka, 3 Pekan Pangkalan di Luwu tak Lagi Dapat Pasokan Tabung Elpiji Bersubsidi

LUWU, TEKAPE.co – Warga di Belopa, kembali kesulitan mendapat gas elpiji bersubsidi atau gas elpiji tiga kilogram.

Pangkalan Gas elpiji tiga kilogram di Belopa, Kabupaten Luwu, mengaku sudah tiga pekan ini tidak mendapat pasokan dari agen elpiji.

Pemilik pangkalan di Belopa, Mustaming, mengaku sudah tiga pekan tidak ada pasokan gas elpiji.

“Terakhir tiga pekan lalu, kami tidak dapat pasokan. Kami tidak tahu kenapa,” kata Mustaming, Selasa 3 September 2019.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya mendapat 80 pasokan tabung elpiji, namun langsung habis diserbu konsumen.

“Kita sudah atur, maksimal dua tabung perorang,” ujarnya.

Sementara di Jawaro, Desa Senga Selatan, sejumlah pengecer menjual gas elpiji dengan harga tinggi.

Satu tabung gas elpiji tiga kilogram, dijual Rp 25 ribu.

“Kami beli di pangkalan Rp20 ribu. Saya beli 20 tabung lalu diecer lagi dengan harga Rp 25 ribu,” kata salah seorang warga di Jawaro.

Dia mengaku, tidak tahu kalau ada aturan yang melarang menjual gas elpiji melampaui harga eceran tertinggi.

Aswar, salah seorang warga, terpaksa membeli dengan harga tinggi. Karena di tempat lain, stoknya kosong.

“Daripada tidak masak, lebih baik dibeli walaupun harganya mahal,” kata Aswar.

Dia berharap Pemerintah serius menangani kelangkaan gas elpiji dan memberika sanksi tegas pada pangkalan dan pengecer yang melakukan penimbunan. (ham)

Komentar

Berita Terkait