oleh

Hasil PDPB Periode Juni 2021, Pemilih Baru di Luwu Tercatat 1.164 Orang

LUWU, TEKAPE.co РKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu kembali merilis hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk Periode Juni 2021, pemilih baru tercatat sebanyak 1.164 orang dengan rincian laki-laki 680 pemilih dan perempuan sebanyak 484 pemilih.

Hal itu disampaikan KPU Luwu saat Rapat koordinasi yang dihadiri seluruh Anggota KPU Luwu, pimpinan Bawaslu Luwu, keppala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Luwu, Andi Darmawangsa, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Luwu, Alimbachry, Kepala bidang Politik dalam negeri, dan perwakilan partai politik, di Ruang Media Center KPU Luwu, Kecamatan Belopa, Luwu, Rabu, 30 Juni 2021.

“Sesuai dengan Surat Edaran KPU RI tersebut di atas terjadi perubahan siklus rapat koordinasi yang semula setiap bulannya kini menjadi per triwulan, dalam rapat koordinasi tersebut menjadi ajang diskusi dan pemberian masukan terkait dengan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan laporan perbulan Juni adalah Sepanjang periode Juni 2021, pemilih baru tercatat sebanyak 1.164 orang dengan rincian laki-laki 680 pemilih dan perempuan sebanyak 484 pemilih,” ujar, Ketua Divisi Perencanaan, data dan Informasi, Adly Aqsha.

Adly Aqasha mengatakan, Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan adalah proses memperbaharui data pemilih guna memudahkan proses pemutakhiran daftar pemilih pada Pemilu atau Pemilihan selanjutnya. Atau dapat didefinisikankan pula sebagai proses pengumpulan data perubahan melalui lembaga atau badan melalui koordinasi dan kerjasama serta langsung dari masyarakat.

“Sesuai dengan amanat KPU RI melalui Surat Dinas Nomor : 366/PL.02.1-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021 Perihal perubahan Surat Nomor : 132/PL.02.1-SD/01/II/2021 tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021, KPU Kabupaten  Luwu berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data Pemilih secara berkelanjutan secara berkala dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undang,” jelasnya. (*)

Komentar

Berita Terkait