oleh

Hadiri Pelantikan MW KAHMI Sulsel, Ahmad Doli: Jangan Ajari Kader HMI ‘Mengolah’

MAKASSAR, TEKAPE.co – Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI), Ahmad Doli Kurnia Tandjung, meminta kepada anggota KAHMI agar menjaga idealisme kader HMI.

Anggota DPR RI itu meminta agar para senior tidak mengajarkan kader-kadernya di HMI untuk mengolah sesuatu, yang dapat merusak idealisme kader.

Hal itu disampaikan Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia, pada acara Pelantikan dan Halal Bihalal Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Selatan, dengan tema ‘Eksistensi Umat Menyikapi Transisi Peradaban’ di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu 21 Mei 2022.

“Janganlah ajarkan adek-adek kader HMI ‘mengolah.’ Karena akan semakin ke sini, dia akan semakin canggih cara mengolahnya,” ujarnya.

Selain itu, Ahmad Doli juga mengungkapkan, MN KAHMI telah membangun Universitas Insan Cita, sebagai wujud nyata dalam berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM generasi bangsa.

“Universitas Insan Cita ini, merupakan salah satu dari lima universitas digital di dunia,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan variabel kesuksesan manusia. Yang menurut dia, IQ atau kecerdasan intelektual (Intelligence quotient) hanya berada di urutan ke-30 penentu kesuksesan. Sementara kuliah di kampus berkualitas, hanya urutan 25 variabel penentu kesuksesan.

“Variabel penentu kesuksesan manusia yang berada di urutan pertama adalah kejujuran, kedua disiplin, dan ketiga skill atau diferensiasi. Kemudian urutan keempat, yakni mendapat hubungan orang terdekat, seperti orang tua dan teman dekat,” jelasnya.

Di akhir orasinya, Ahmad Doli berpesan kepada pengurus KAHMI Sulsel, agar menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah.

“Kepada bapak gubernur, kami berpesan, jadikan KAHMI sebagai mitra strategis dalam membangun daerah dan masyarakat di Sulsel. Karena kita butuh sinergitas dalam membangun daerah dan masyarakat,” pesannya. (del)