oleh

Dua Pedagang Luka Saat Pembongkaran Lapak PKL di PNP

PALOPO, TEKAPE.co – Dua pedagang yang lapaknya dibongkar terluka akibat serpihan alat pemotong besi yang hancur, Sabtu 20 Februari 2021.

Keduanya yakni Samsuddin (66) warga Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua Luwu dan Mardiana (48) warga Minjana Kecamatan Sendana Palopo.

Petugas kemudian melarikan keduanya ke Rumah Sakit At – Medika untuk mendapatkan perawatan.

BACA JUGA:
Ratusan Lapak PKL di PNP Dibongkar, Ibu-ibu Pedagang Histeris

Kepala PSC 119 JA Kota Palopo, Ns Hamran saat dikonfirmasi wartawan mengatakan keduanya telah mendapatkan perawatan di RS At Medika.

“Keduanya mengalami luka yang cukup serius pada lengan dan jari,” kata Ns Hamran.

Sementara itu, Kepala Satpol PP kota Palopo, Ade Chandra mengatkaan, pembongkaran lapak dilakukan berdasarkan Perda nomor 10 tahun 2014 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

“Pembongkaran itu berdasarkan Perda No 10 tahun 2014, setiap orang yang membangun harus miliki IMB,” terang Ade.

Ratusan lapak pedagang di seputaran Pusat Niaga Palopo (PNP) dibongkar paksa petugas Satpol PP.

Meski sempat diwarnai protes pedagang pembongkaran ratusan lapak itu tetap berlangsung. (rindhu)

Komentar

Berita Terkait