oleh

DPO Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Luwu Menyerahkan Diri

BELOPA, TEKAPE.co – Seorang warga Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang diduga terlibat dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur meyerahkan diri ke Mapolres Luwu, Selasa 39 Maret 2021.

TH (50) yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) menyerahkan diri karena menyaksikan tayangan televisi, jika rekannya ML (47) sebagai pelaku utama telah ditangkap.

“Mengetahui rekannya sebagai pelaku utama ditangkap dan dirinya dalam pencarian, ia kemudian menyerahkan diri,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam.

BACA JUGA:
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Luwu

Faisal mengungkapkan, TH menjadi tersangka karena telah membantu memfasilitasi rekannya.

TH membantu ML sehingga terjadi persetubuhan anak di bawah umur yang tak lain korban adalah cucu tirinya.

“Berdasarkan pengakuan pelaku utama, TH telah mengetahuinya sehingga kami menjadikan TH sebagai tersangka. Pelaku utama dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Sementara TH dijerat dengan pasal 55 dan 56 KUHP,” pungkasnya. (*)

Komentar

Berita Terkait