Cape Verde Bikin Sensasi di Piala Dunia 2026, Tahan Juara Eropa Spanyol
“Saya menangis setelah pertandingan karena ketika kecil saya dibesarkan oleh kakek dan nenek saya, dan mereka tidak bisa berada di sini,” ucapnya.
“Mereka meninggal beberapa tahun lalu. Ibu saya juga tidak bisa berada di sini karena masalah visa dan biaya yang harus kami keluarkan untuk itu. Kami tidak berhasil menyelesaikannya tepat waktu.”
Bagi Vozinha, laga melawan Spanyol menjadi hadiah atas perjalanan panjang karier sepak bolanya. Ia mengungkapkan baru berstatus pemain profesional saat berusia 25 tahun.
“Kami bekerja dalam hidup untuk mendapatkan momen-momen seperti ini. Sekarang saya berusia 40 tahun, tetapi saya belum menjadi pemain profesional hingga usia 25 tahun. Ini adalah hadiah atas seluruh perjalanan ini,” tuturnya. (*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini





Tinggalkan Balasan