oleh

BPBD Luwu Salurkan Logistik Untuk Korban Banjir di Lamasi Timur

LUWU, TEKAPE.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu menyalurkan bantuan logistik bagi warga korban bencana banjir di Kecamatan Lamasi Timur dan Walenrang Timur.

Banjir itu terjadi akibat hujan deras pada Kamis, 21 Mei 2020, sore hingga malam hari, sehingga mengakibatkan tanggul Sungai Lamasi di Desa Pompengan Tengah mengalami jebol karena tidak mampu menahan debit air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Rahman Mandaria, mengatakan Penyaluran bantuan logistik berupa beras, selimut, tas sandang beserta isinya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak bencana alam itu.

“Bantuan logistik sudah kami salurkan untuk masyarakat diantaranya Mie Instan 100 bal, air mineral 230 dos, beras 1150 kg, tikar 6, tas sandang bsrta isinya, serra selimut, semoga masyarakat bisa terbantu,” ujarnya.

Penyaluran bantuan logistik tersebut itu melalui aparat desa setempat dan membagikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.

BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait, Polri, TNI, PMI, relawan, Tagana Dinsos, Satpol PP, Media, Aparat Pemerintah Setempat, serta Masyarakat setempat.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan BPBD) Kabupaten Luwu, dalam kejadian ini tidak ada korban Jiwa, pengungsi berjumlah 75 orang. Desa Pompengan Pantai terdampak banjir 50 rumah terendam, persawahan +- 450 ha, 2 sekolah dan 1 tempat ibadah.

Sementara, Desa Pompengan Tengah, 180 rumah terendam, 2 rumah hanyut, 4 rumah rusak berat, perkebunan +- 150 ha dan 1 tempat ibadah.

Sementara di Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur, ruas jalan dan rumah warga sekitar 175 KK, serta hingga saat ini sedikitnya 124 hektare areal persawahan terendam banjir. Selain sawah, ladang jagung seluas 15 Hektare, dan ladang kakao seluas 50 hektare turut terendam banjir. (ham)

Komentar

Berita Terkait